Aih Palok mengamuk, padi gagal panen

oleh
Kondisi persawahan pasca luapan sungai Aih Palok. (LGco_Anuar Syahadat)
Kondisi persawahan pasca luapan sungai Aih Palok. (LGco_Anuar Syahadat)
Kondisi persawahan pasca luapan sungai Aih Palok. (LGco_Anuar Syahadat)

Blangkejeren-LintasGayo.co : Hujan deras yang melanda kawasan dataran tinggi Gayo Lues Rabu (7/1) hingga Kamis (8/1) menyebabkan sungai Aih Palok yang mengarah ke Kala Pinang meluap. Puluhan hektar padi warga yang hendak di panen dan sudah usai panen digenangi air.

Kabag Humas Pemkab Gayo Lues Syafrudin Kamis (8/1) sekitar pukul 03:00 Wib yang menghubungi wartawan mengatakan, sungai Aih Palok yang berlokasi di Desa Badak tiba-tiba meluap mencapai jembatan setempat.

“Saat ini sedang banjir di Desa Badak Kecamatan Dabun Gelang, puluhan rumah warga yang berlokasi agar rendah juga digenangi air, begitu juga dengan persawahan warga yang saat ini ditutupi lumpur dan digenangi air,” kata Kabag Humas.

Pantauan LintasGayo.co Kamis siang puluhan hektar sawah milik warga yang digenangi air tersebut  dimulai Aih Kul, Desa Badak, dan Desa Leme.

“Airnya sekarang sudah susut, tinggal sisa-sisa lumpur lagi yang menutupi sawah, bahkan sebagian padi tidak bisa di panen karena hanyut dihantam air tadi malam,” kata Idin salah satu warga Desa Badak.

Idin melanjutkan, luapan air sungai tadi malam juga menyebabkan sebagian sawah warga tidak bisa ditanami kedepan, pasalnya, alur sungai yang sebelumnya lurus kini membuat alur lain hingga sawah warga terkena abrasi yang cukup dalam.

“Kami berharap Pemerintah Daerah memperhatikan nasib petani di Desa Badak dan Desa lainnya yang ditimpa musibah ini. Sungai ini terkenal ganas, kedepan kiranya perlu dibangun tanggul atau beronjong,” pinta Idin. (Anuar Syahadat)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.