Petarung asal Gayo Lues ini kembali membawa harum nama Indonesia

oleh
kandar-hasan
Kandar Hasan (Foto; Ist)

KANDAR Hasan putra asal Kabupaten Gayo Lues kembali membawa harum nama Indonesia dan Gayo khususnya. Pria kelahiran Rikit Gaib 8 Maret 1990 ini berhasil meraih medali emas untuk mewakili Provinsi Aceh dalam kejuaraan bergengsi Tarung Derajat tingkat Asia Tenggara yang berlangsung sejak 12-14 Desember 2014 di Bali. Atas prestasi Kandar bersama rekannya Suhermansyah, membuat Indonesia mantab sebagai juara umum dengan meraih lima emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Dengan semangat tinggi yang dimiliki mantan siswa SMA Negeri Seribu Bukit Gayo Lues ini, Kandar menjadi petarung yang begitu ditakuti. Tendangan keras Kandar membuat lawannya Ha Quoc Dat asal Vietnam tak mampu berbuat banyak. Kandar merebut medali emas dengan skor telak 3-0.

Kandar yang juga alumni mahasiswa Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh ini sudah begitu banyak mengukir prestasi. Sejak tahun 2012, dirinya sudah menunjukan taringnya dalam bidang olah raga tarung derajat. Berbagai penghargaan telah dia persembahkan yang tentunya membuat Masyarakat Aceh dan Gayo khususnya bangga. Seperti pada tahun 2012, Kandar meraih medali emas di Kejurda Piala Kepala Pemerintah Aceh, medali emas di Pra Pora Aceh Jaya 2013, medali emas di Kejuaraan Nasional Piala Presiden IV Jawa Barat 2013, medali emas di PORA Aceh Timur 2014 dan terakhir kembali meraih medali emas mewakili Indonesia di Kejuaraan Asia Tenggara Tarung Derajat 2014.

402555_303976706315277_1691530635_n
Kandar Hasan (Nomor tiga paling kiri) saat foto bersama kru Media Metro TV usai penampilannya menari Saman di Banda Aceh tahun 2012 (Foto: Ist)

Tampaknya tidak salah lagi jika teman-temannya yang berada di Banda Aceh menyebut dirinya sebagai “Anak Emas Gayo Lues”. Prestasi Kandar memang sudah terlihat sejak dirinya duduk di bangku SMA. Segudang prestasi dalam bidang olah raga sudah dia raih. Sebanyak tiga medali emas dia dapatkan dalam pertandingan olah raga se-Gayo Lues di cabang olah raga tolak peluru, lempar lembing dan lempar cakram.

Namun siapa sangka, meskipun Kandar sangat ditakuti di lingkungan tarung derajat Indonesia, Kandar merupakan sosok yang sangat ramah. Selain jiwa sosial yang sangat tinggi, Kandar juga merupakan penari Saman yang hebat. Dimasa kuliahnya dulu, Kandar pernah dipilih sebagai Ketua Umum Himpunan Peternakan. Dan bukan itu saja, semasa dirinya menjadi mahasiswa, Kandar adalah mahasiswa Gayo Lues yang sangat aktif sebagai penari Saman di Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo Lues (Hipemagas) Banda Aceh.

Fahri, salah satu Temannya di Banda Aceh mengaku, meskipun dengan segudang prestasi dan kesibukan Kandar yang padat, tidak sedikitpun merubah karakternya seperti Kandar yang dia kenal dulu. Tidak sulit untuk mengajaknya duduk bersama, atau mengajak berdiskusi dan belajar bersama,”Saya secara pribadi mengatakan Bang Kandar adalah Sahabat yang baik. Dia juga merupakan salah satu anak emas Gayo Lues. Kami bangga bisa mengenalnya,” ungkap Fahri kepada LintasGayo.co, Senin (15/12/2014) siang.

“Saya berharap Bang Kandar terus meningkatkan prestasinya. Dan semoga dia menjadi sosok yang terus membanggakan Indonesia. Kami selalu mendoakannya,” tutup Fahri. (Supri Ariu)

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.