Banda Aceh-LintasGayo.co: Mahasiswa Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh melakukan pemblokiran jalan di halaman depan kampus setempat sebagai bentuk protes tidak adanya perbaikan infrasuktur kampus, Selasa, 1 April 2014.
Salah seorang mahasiswa Sendratasik Unsyiah, Safri kepada LintasGayo.co mengatakan, pemblokiran ini kami lakukan karena kesal selalu menerima janji-janji untuk perbaikan infrastrukur kampus yang tidak memadai ini.
Menurut Safri, mahasiswa sendratasik berjumlah 360 orang, tetapi hanya ada tiga laboratorium dan tiga ruangan latihan, itupun ketiga laboratorium dan ruang latihan disekat-sekat sehingga mahasiswa susah untuk melakukan proses belajar.
Selain itu, kata Safri fasilitas ruang kelas untuk mahasiswa sendratasik juga dikurangi untuk penambahan pembangunan kampus PGSSD sehingga mahasiswa sendratasik merasa dibohongi oleh pihak dekan FKIP.
“Mahasiswa merasa rugi dengan proses belajar mengajarnya yang kurang efektif, beberapa ruangan sudah diperkecil dengan disekat-sekat dan sebahagian ada yang dibongkar sehingga tempat latihah mahasiswa hampir sudah tidak ada”, jelasnya.
Mahasiswa sendratasik pernah melakukan aksi yang sama tahun 2010 lalu dan dekan telah menjanjikan membangun fasilitas infarsuktur kampus yang memadai, tetapi hingga tahun 2014 ini tidak ada satupun janji itu di tepati, paparnya.
Kami juga meminta kejelasan dan etikad baik penyelenggara pendidikan FKIP Unsyiah tentang pemenuhan sarana dan prasarana bagi Sendratasik karena SPP yang kami serahkan tidak sesuai dengan fasilitas yang kami dapatkan, pungkasnya.(Sengeda Kale | Zah)





