
Takengon-LintasGayo.co : Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Takengon hanya sebagai penyalur dana bantuan Gempa Gayo dengan sumber dana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. Demikian ditegaskan kepala BRI Cabang Takengon, Elmi Empujang kepada LintasGayo.co di ruang kerjanya, Senin sore 17 Februari 2014.
“BRI dipercayakan sebagai penyalur dan siap menyalurkan jika persyaratannya sudah terpenuhi,” kata Elmi Empujang.
Dan diantara persyaratan yang kini belum kelar sebanyak 99 persen lebih, kata dia, adalah belum ditandatanganinya rekomendasi pencairan dana oleh Pejabat Pengambil Komitmen (PPK).
Dia memastikan tidak ada kongkalikong (permainan-red) dengan pihak manapun terkait realisasi dana bantuan korban gempa Gayo tersebut. Termasuk dalam hal bunga uang dalam rekening giro Kelompok Masyarakat (Pokmas) penerima bantuan itu.
“Ada bunga sebesar 1 persen sebelum dipotong pajak dan biaya administrasi, itu semua hak Pokmas,” ujarnya.
Dicontohkan Elmi, salah satu Pokmas menerima dana sebesar Rp.320 juta maka per 17 Desember 2013 hingga 17 Januari 2014 bunga uangnya mencapai Rp.417.000. “Rekening giro bunganya kecil,” tukas Elmi.
Hingga saat ini, Pokmas yang sudah mendapat rekomendasi untuk dicairkan dananya hanya ada 6 Pokmas. “Selebihnya sebanyak 99 persen Pokmas belum kelar persyaratannya,” ungkap Elmi Empujang saat memberi keterangan pers kepada LintasGayo.co didampingi stafnya Mukhlis. (Kha A Zaghlul)





