Redelong-LintasGayo.co : Besok, Sabtu (21/12/13) Bupati Bener Meriah Ir, Ruslan Abdul Gani, DiplSE secara simbolis akan menyerahkan bantuan Cash For Work ( Dana Kebersihan) bagi korban Gempa bumi yang dijanjikan pemerintah pusat melalui BNPB Pusat ke kampung Cekal Baru kecamatan Timang Gajah, Bantuan kebersihan ini akan langsung diterima oleh pokmas dan langsung diserahkan kepada korban di disaksikan oleh Tim Kecamatan dan Fasilitator Rehab dan Rekon Gempa Bumi Gayo dan sejumlah media massa.
Kepala BPBD Bener Meriah Ir, Armaida MM, saat dikonfirmasi mengatakan seyogyanya bantuan Cash for work tersebut di mulai pada hari senin (23/12/13) nanti, namun karena Bupati Bener Meriah akan keluar kota dalam rangka dinas maka penyerahan secara simbolis di percepat, katanya.
Dalam kesempatan tersebut Armaida didampingi oleh Kabid, Penanggulangan Bencana Ir, Fahmi menyebutkan Kampung Cekal Baru merupakan daerah terparah dan sangat dekat dengan sumber Gempa Bumi berkekuatan 6’2 SR sehingga banyak rumah warga yang rusak sehingga daerah tersebut dijadikan sample penyaluran perdana di Bener Meriah. Disebutkannya di kampung Cekal Baru korban rumah rusak berat, sedang dan ringan berjumlah 166 unit, dengan rincian berat berjumlah 89 unit, sedang 21 unit sementara rusak ringan berjumlah 56 unit.
Dikatakannya sesuai dengan Juklak dan juknis dari BNPB-Pusat, bantuan Cash For Work yang akan disalurkan berpariasi dimana rusak berat dan sedang masing-masing akan mendapat Rp, 3 juta rupiah sedangkan rusak ringan akan diberikan Rp,1,5 juta,’bantuan langsung ini tidak boleh dipotong sepeserpun oleh pihak pelaksana atau siapapun karena hal ini merupakan hak dari korban bencana, kalau nantinya ada informasi dana tersebut ada dipotong hal itu diluar tanggung jawab pemerintah atau BPBD , jelasnya mengingatkan.
Sementara untuk bantuan rehab dan rekons Armaida menyebutkan bahwa dana tersebut sudah ditransper BNPB Pusat, kepada Rekening Giro Bank yang ditunjuk dalam menyaluran tersebut,; karena untuk mencairkan dana ini masih memerlukan tahapan dan mekanisme utamanya menunggu tim management yang direkrut oleh BNPB- katanya, paling lambat diperkirakan januari mendatang, sebut Armaida, sembari mengharapkan agar para korban sabar menunggu proses dimaksud. (Rahman)
Comments
comments