TAKENGON-LintasGAYO.co : Tokoh muda Aceh Tengah Edi Syahputra Linge, menilai Bupati Aceh Tengah, tak memiliki kredibilitas dalam memimpin.
Kritikan itu dia sampaikan setelah Bupati Aceh Tengah, mengintruksikan kepada Dinas Pariwisata (Dispar) untuk menggelar public hearing terkait pro kontra pelaksanaan pacuan kuda di masa pemulihan bencana.
Menurut Edy, harusnya Bupati yang memiliki wewenang penuh terhadap segala kebijakan daerah, dapat bersikap dengan akal sehat terkait pelaksanaan event pacuan kuda di mana masyarakat Acrh Tengah, masih banyak yang menderita.
“Public hearing yang diperintahkan Bupati, akan melempar masalah ke public, dimana disana ada pihak yang pro dan kontra. Disinilah saya menilai Bupati tak cakap memimpin Aceh Tengah,” tegasnya, Rabu 15 April 2026.
Edi menilai public hearing hanya akan menimbulkan perdebatan panjang, yang berpotensi memecah masyarakat Aceh Tengah.
“Kita bukan alergi dengan pelaksanaan pacuan kuda, saya paham itu adalah budaya, hanya saja pelaksanaanya kurang tepat disaat masih banyak masyarakat yang berjuang puluh dari bencana,” tegasnya.
Ia pun menyarankan agar Bupati tegas untuk menunda pelaksanaan pacuan kuda ke Agustus 2026 mendatang.
“Jika public hearing terjadi, kami menduga bupati hendak melepas tanggung jawab dengan melempar permasalahan tersebut ke Dinas Pariwisata, kami sarankan tunda saja, jangan lukai hati masyarakat banyak,” katanya.
“Kondisi daerah belum pulih dan masih banyak bencana susulan yang terjadi, kami berhadap Bupati punya empati,” tandasnya.
[Darmawan]





