REDELONG-LintasGAYO.co : Jajaran Satreskrim Polres Bener Meriah berhasil meringkus pelaku pembunuhan terhadap Hairul Bani Takwa (26) seorang toke kopi di Kampung Blang Tampu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, dan istrinya Indri Tria Rizki 22 tahun.
Polisi menangkap pelaku RF 24 tahun warga Kampung Bebesen, Kecamatan Bebesen Aceh Tengah. Pelaku di tangkap di Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, kurang dari 24 jam setelah melakukan aksi sadisnya tersebut, Senin 5 Januari 2026 dini hari.
Kapolres Bener Meriah melalui Kasatreskrim, AKP Supriadi mengatakan, saat ini, terduga pelaku pembunuhan tersebut sudah diamankan di Polres Bener Meriah untuk proses lebih lanjut.
Supriadi menerangkan, kronologis penangkapan terhadap pelaku, Tim Sat Reskrim Polres Bener Meriah menerima laporan bahwa telah terjadi tindak Pidana pembunuhan di Dusun Makmur Kampung Blang Tampu Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah tepatnya di dalam rumah pasangan suami istri yang menjadi korban.
Kemudian Kasat Reskrim membentuk Tim melakukan penyelidikan terkait keberadaan terduga pelaku yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bener Meriah AKP Supriadi S.Sos.
“Dari hasil penyelidikan tim menerima informasi bahwa pelaku tindak pidana pembunuhan tersebut sedang berada di salah satu rumah perkebunan kopi di Kampunh Bale Atu Kecamatan Bukit,” kata Supriadi.
Sekira Pukul 16.00 Wib tim langsung menuju ke rumah itu dan menemukan terduga pelaku sedang berada di depan rumah dan langsung melakukan penangkapan.
“Setelah ditangkap pelaku langsung dibawa ke Polres Bener Meriah untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,”ujar Supriadi.
Sedangkan motif pembunuhan tersebut, kata dia, saat pelaku pencurian kopi di dalam rumah korban, tiba-tiba korban terbangun dari tidurnya sehingga pelaku membunuh kedua korban.
Seperti beritakan sebelumnya, warga Blang Tampu di gemparkan dengan kasus pembunuhan pencurian dengan kekerasan .
Dalam peristiwa itu, Hairul Bani Takawa ditemukan bersimbah darah dengan luka bacok di kepalanya, sementara istrinya Indri Tria Riski tergulai diatasnya tidak sadarkan diri dengan luka parah.
Warga yang menemukan langsung membawa korban ke rumah sakit Muyang Kute, diduga Hairul Bani Takawa sudah meninggal sebelum tiba di rumah sakit.
Sementara kondisi istrinya kritis dan sempat dirujuk ke Rumah Sakit Bireuen sebelum akhirnya dikabarkan juga telah meninggal dunia.
[Darmawan]





