Sahabat Kenang Candaan Komandan KRI Nanggala-402 Letkol Heri Oktavian Saat Sekolah di SDN 1 Takengon

oleh

Kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4) saat hendak melakukan latihan tembak rudal C802 dan Torpedo.

Kapal selam buatan negara Panser Jerman 40 tahun lalu itu membawa 53 orang kru saat latihan yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Heri Oktavian yang dipercaya menjadi pemimpin di kapal selam itu sejak 2020 lalu.

Saat ini KRI Nanggala belum juga ditemukan. Teranyar, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dalam keterangannya mengatakan kemungkinan KRI Nanggala-402 mengalami keretakan bukan meledak.

Melirik profil dari Letkol Laut (P) Heri Oktavian dari hasil penelurusan LintasGAYO.co, Heri pernah bersekolah di Takengon, Aceh Tengah pada tahun 90-an.

Hal itu disampaikan oleh teman satu angkatan Heri di SDN 1 Takengon, Dhona Gunawan Inen Vane ketika dihubungi LintasGAYO.co, Minggu 25 April 2021.

Menurutnya, Heri tinggal di Aceh Tengah yakni dekat SD Bhayangkari dekat Aspol Takengon. “Ayah Heri seorang Perwira Polisi yang kami kenal bernama Pak Imron Hakki, dulu dinas di Takengon,” katanya.

Dikatakan lagi, usai menamatkan pendidikan di SDN 1 Takengon, Heri sempat melanjutkan ke SMPN 1 Takengon. “Namun tidak sampai tamat disana, kemudian pindah ke Lhokseumawe, Banda Aceh dan terakhir kami tahu ke Jogyakarta,” ujarnya.

“Beliau orangnya penuh candaan sejak dulu, bahkan kami memanggil namanya dengan Heri Rambut Goyang, entah siapa yanh pertama kali memanggil dengan nama itu,” tambah Inne.

Ia pun terkejut mendengar kabar, bahwa Heri menjadi salah satu dari 53 orang yang berada di KRI Nanggala-402. Dan saat ini masih terus dicari keberadaannya.

Menurutnya, sosok sahabat kecilnya tersebut masih terus diingat dikalangan alumnus SDN 1 Takengon seangkatannya. “Bahkan kalau di grup, Heri tak pernah berubah, masih saja dengan candaannya, dan dia bukan orang yang sombong meski sudah berpangkat tinggi,” katanya.

Ia dan sahabatnya yang lain terus berdoa, agar KRI Nanggala-402 secepatnya dapat ditemukan dan dilakukan evakuasi. Ia juga masih berharap keajaiban, semua kru yang ada di kapal tersebut ditemukan dengan selamat.

“Kami bersaksi bahwa beliau orang baik, dan kami semua berdoa agar beliau selamat,” tandasnya.

Senada dengannya, sahabat Heri yang lain di SDN 1 Takengon, Helmy Afandi yang juga ketua Partai Gerindra Aceh Tengah mengatakan, Heri merupakan salah seorang sahabat terbaik.

“Hingga saat ini kami masih berkomunikasi lewat grup whatsapp SDN 1 Takengon, dan adanya Heri membuat grup jadi rame,” kata Helmy.

Helmy menambahkan, Heri juga seangkatan dengan Sugiono yang juga mantan prajurit TNI yang kini beralih menjadi politisi dengan menjadi anggota DPR-RI dan juga wakil ketua umum Partai Gerindra.

“Saya masih aktif berkomunikasi dengan Heri sebelum kejadian KRI Nanggala-402 ini viral. Dan Desember 2020 lalu, Heri sempat ingin kembali ke berkunjung ke Takengon,” ujarnya.

“Kami hanya berharap, Heri dan anak buahnya ditemukan dengan selamat, semoga ada keajaiban,” demikian Helmy.

[Darmawan]

Comments

comments