DPRK Gayo Lues Kunker ke Aceh Tengah, Arwin Mega ; Momen Persatuan Gayo, Sara Rasa Sara Basa

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Ketua DPRK Aceh Tengah Arwin Mega dan beberapa anggota DPRK lainnya, menerima kunjungan kerja anggota DPRK Gayo Lues, pada Senin 12 April 2021 lalu.

Arwin Mega, Sabtu 17 April 2021 mengatakan kunjungan kerja dari DPRK Gayo Lues tersebut dalam rangka membahas pergeseran adat Gayo.

“Yang kita bahas permasalahan krusial tentang adat, karena memang Aceh Tengah dan Gayo Lues tersebut tergabung dalam satu rumpun suku Gayo,” kata Arwin Mega.

Menurutnya, saat ini banyak diantara generasi Gayo yang mulai tak memahami tutur. Bahkan, sampai saat ini belum ada satu buku ilmiahpun yang dituliskan menggunakan bahasa Gayo.

Belum lagi, kata Arwin Mega terkait situs Reje Linge di Buntul Linge, yang perlu perhatian serius dari beberapa kabupaten Gayo bersaudara.

“Bahkan situs tersebut saat ini bisa dikatakan terbengkalai. Padahal dari temuan yang di Mendale, urang Gayo telah punya peradaban sejak 7000 tahun yang lalu,” tegas Arwin Mega.

Ia pun mengajak para anggota DPRK Gayo Lues untuk mau membahas keberadaan situs Reje Linge menjadi aset Gayo Serumpun. Walau secara administratif berada di Aceh Tengah. “Kita harus bicarakan ini dengan serius, agar eksistensi generasi Gayo ke depan terus terjaga,” tegas Arwin Mega.

Ia juga berjanji akan menyambangi kembali para anggota DPRK Gayo Lues ke Belang Kejeren guna membahas permasalahan ini secara lebih detail lagi.

“Kita (Gayo Serumpun) sepakat dengan pepatah, Asal Linge Awal Serule, inilah moment kita untuk bangkit bersama. Semoga moment pertemuan ini sebagai cikal bakal persatuan Gayo secara universal dengan ungkapan sara rasa, sara basa ,” tegas Mega.

Pantauan LintasGAYO.co, anggota DPRK Gayo Lues yang hadir diantaranya H. Ali Husin, SH (Ketua DPRK), H. Ibnu Hasim, S.Sos., MM (Wakil Ketua) dan H. Muhammad Rauh, SE (Wakil Ketua).

[Darmawan]

Comments

comments