Pandemi : Harga Kopi Gayo Anjlok Tapi Permintaan Minum Kopi di Dunia Meningkat, Kenapa?

oleh

TAKENGON-LintasGAYO.co : Salah seorang pelaku usaha kopi di Aceh Tengah, Armiyadi mengatakan, ada dua fenomena yang terjadi di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini terkait kopi.

Menurutnya, harga kopi Gayo yang diekspor ke luar negeri kualitasnya merupakan spesialty, dan saat ini kurang diminta oleh Buyer dan menyebabkan harganya anjlok.

Satu sisi lagi, terangnya, informasi yang beredar, adanya peningkatan trend minum kopi di seluruh dunia lantaran kebanyakan orang memilih di rumah.

“Kedua sisi ini, menjadi kontradiktif tentunya. Harga kopi Gayo yang umumnya spesialty anjlok, sedangkan permintaan minum kopi bagi orang diseluruh dunia meningkat,” kata Armiyadi saat menjadi nara sumber dalam Diskusi Sabtuan, dengan tema Semerbak Harum Kopi (mengukur tata kelola dan tata niaga kopi Gayo) yang berlangsung di Bayakmi Cafe, Sabtu 24 Oktober 2020.

Menurut Armiadi, kedua hal yang kontradiktif itu perlu disikapi lebih spesifik. “Trend minum kopi di dunia memang meningkat disaat pandemi ini, tapi bukan kopi spesialty, melainkan kopi sachet yang harganya jauh lebih murah,” tegas Armiyadi.

Berbeda dengan kopi Gayo. Armiyadi menerangkan bahwa tempat minum kopi Gayo itu di luar negeri umum di bandara, hotel, tempat wisata dan mall, serta cafe-cafe elite lainnya.

“Karena kopi Gayo itu highclass maka disitulah tempatnya. Dalam kondisi Covid-19 ini, hanya 10 sampai 15 persen saja yang buka. Sehingga, berakibat minimnya permintaan terhadap kopi Gayo,” jelasnya.

“Kopi Gayo, itu sekelas dengan anggur kalau di dunia, karena dia highclass dan spesialty. Dan penyajiannya dilakukan pada moment tertentu dan harus tatap muka. Itu yang terjadi di dunia saat ini, sehingga kopi Gayo tak berdaya,” tambahnya.

[Darmawan]


Ikuti channel kami, jangan lupa subscribe :

Comments

comments