[Kasus Bakso Babi di Takengon] Kemungkinan di Aceh Lain Juga Ada

oleh
drh. Marwan dari Balai Veteriner Medan

TAKENGON-LintasGAYO.co : Berbarengan dengan ke Kabupaten Aceh Tengah, Balai Veteriner Medan juga mengirimkan tim untuk melakukan Surveilan dan Monitoring Residu (PMSR) ke 3 kabupaten lain di Aceh. Namun hasil laporan uji laboratorium belum diungkap ke publik seperti halnya di Aceh Tengah.

“Kemungkinan di Aceh lain juga ada, tapi jika ingin tau informasi terkait ada atau tidaknya (positif daging babi) silahkan ditanyakan ke dinas terkait. Saya tidak bisa menjawab iya atau tidak,” kata salah seorang anggota Tim Balai Veteriner Medan, drh. Marwan usai pengambilan sampel daging bakso di usaha pengilingan bakso Bunga Mawar di Takengon, Rabu 2 Februari 2017.

Pernyataan ini diungkapkan Marwan menjawab pertanyaan LintasGayo.co terkait hasil uji laboratorium sampel daging bakso di kabupaten lain di Aceh, diantaranya Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Utara dan Aceh Singkil yang dikunjungi Balai Veteriner Medan 29 November hingga 2 Desember 2016 lalu.

Hasil uji laboratorium bakso di Takengon

“Saya ada turun ke daerah, kalau ingin tau hasilnya hubungi saja dinas terkait di kabupaten tersebut,” ulang Marwan dengan suara meninggi.

Kehadiran tim Balai Veteriner Medan di Takengon atas permintaan Pemerintah Kabupaten Aceh agar melakukan pengambilan sampel daging bakso untuk kedua kalinya di usaha pengilangan daging bakso Bunga Mawar.

Mengutip hasil uji laboratorium pertama yang dikeluarkan Balai tersebut tanggal 11 Januari 2017, sampel bakso sapi dari usaha penggilingan bakso Bunga Mawar ini positif daging babi, artinya terjadi pemalsuan.

Terungkapnya hasil uji laboratorium ini membuat heboh warga Aceh Tengah dan Bener Meriah. (Kh)

Surat Tugas kunjungan lapangan Balai Veteriner Medan

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.