Ini dia koreografer muda dibalik suksesnya tari kolosal Gayo Art Summit 3

oleh
252786_408809062489606_339122891_n
Teuku Aga Dewantona bersama penyair Nasional asal Gayo Fikar W Eda (Foto: Ist)

Banda Aceh-LintasGayo.co: Koreografer muda berbakat asal Kampung Bale, Kecamatan Lut, Aceh Tengah, Teuku Aga Dewantona kembali berhasil membuat ribuan masyarakat Aceh takjub atas karyanya dalam meramu kesenian dari dataran Tinggi tanoh Gayo dan Alas. Tepatnya saat penampilan tari kolosal yang diberi judul Pintu Tua pada pegelaran Gayo Art Summit ke-3, Sabtu (13 Desember 2014) di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah.

Tari kolosal Pintu Tua karya Teuku Aga ditarikan oleh sebanyak 50 mahasiswa asal Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues dan Bener Meriah dan ditambah 20 pemain musik moderen dan tradisi. Selain mengkonsumsi tarian daerah Gayo dan Alas, dalam kolosal tersebut juga diaduk dengan kesenian teater dan musikalisasi puisi. Hasilnya, ratusan pengunjung yang datang ke Gedung AAC harus ikhlas tidak ikut menonton karena tidak mendapat tempat. Sebab ribuan orang yang datang lebih dulu sudah hingga berdesak-desakan membuat gedung tidak bisa dimasuki lagi.

Tidak hanya di Gayo Art Summit ke-3 Teuku Aga menuai pujian atas karyanya meracik sejumlah tarian menjadi tarian yang hebat, pada Gayo Art Summit ke-2 awal tahun 2013 lalu Teuku Aga juga berhasil mensukseskan acara Gayo Art Summit di Banda Aceh dengan penampilan tari kolaborasi Gayo dan Alas.

Nama Teuku Aga bagi Seniman Gayo khususnya di Aceh Tengah dan Bener meriah sudah cukup dikenal. Sejak kecil dia sudah menggeluti seni disanggar yang diasuh Ibunya.

Bakatnya dalam hal seni sudah terlihat sejak dia masih kecil, namun Teuku Aga baru jauh lebih dikenal takkala dia menari Guel pada acara “Maulid Akbar 6 kabupaten” di taman Ratu Safituddin tahun 2010 lampau.

Selain kemampuan menari, Teuku Aga dikenal mampu menterjemahkan aneka tari dari pedalaman Aceh, Teuku Aga pun terbilang sosok yang sudah mengantongi banyak prestasi dibidang seni, termasuk tampil bersama “Guel” pada even Nasional dan Internasional.

Beberapa prestasi yang dia sandang saat ini patut diancungi jempol. Teuku Aga pernah menjadi Koreografer terbaik se-Aceh pada tahun 2011, sebagai Koreografer termuda tingkat Nasional pada tahun 2013 di Medan, Sumatera Utara. Selain itu Teuku Aga pernah membawa Universitas Gajah Putih meraih juara 1 acara Peksimida, menjadikan SMK 1 Takengon juara terbaik tari se-Prov Aceh, dan masuk 10 besar koreografer muda terbaik tingkat Nasional. (Supri Ariu)

Comments

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.