Film Dokumenter “Didisen” Lolos 5 Besar di ADC 2014

oleh

ADC 2014Takengon-LintasGayo.co : Gagasan film dokumenter tentang Didisen (alat tangkap khas untuk ikan Depik di danau Lut Tawar-red) berhasil lolos sebagai salahsatu dari lima finalis di event Aceh Documentary Competition (ADC) ke-2 tahun 2014 yang disponsori Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh.

Film bertajuk Didisen ini diawaki oleh duo anak Gayo, Rahmi Rizqi dan Nova Senjaya ini mulai diproduksi tanggal 15 Juni 2014 hingga 8 hari kedepan dengan durasi maksimal 20 menit. Dan setelah itu akan dinilai kembali oleh juri ADC.

Menurut Rahmi, gagasan dipilihnya Didisen karena sejumlah alasan mendasar, selain persoalan budaya Gayo juga untuk misi penyelamatan lingkungan khususnya Danau Lut Tawar dengan ikan khasnya Depik (Rasbora tawarensis).

“Film ini sarat pesan-pesan lingkungan dengan cerita tentang ikan Depik dalam kaitannya dengan keseharian hidup urang Gayo di danau Lut Tawar,” kata Rahmi didampingi Nova Senjaya, Kamis 12 Juni 2014.

Rahmi dan Nova yang merupakan mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP) berharap semua pihak terkait pembuatan film ini dapat membantu mereka memberikan informasi demi mengangkat nilai-nilai tradisi atau budaya Gayo ke permukaan. (Kha)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.