Tgk.Yahya : Menyakiti Agama Batalkan Puasa Alasan “Rongok Koro Nge Gelih”

oleh
Suasana shalat Ied di Blangkejeren Gayo Lues. (Supri Ariu)
Suasana shalat Ied di Blangkejeren Gayo Lues. (Supri Ariu)

Blangkejeren – Gayo Lues : Tgk.Yahya, M.Pdi yang menjadi Khatib dalam sholat Idul Fitri 1434 Hijriah pada Kamis (08/08/2013) pagi di Lapangan Pancasila, Kota Blangkejeren Gayo Lues mengeluhkan dari dulu hingga sekarang banyak masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa memutuskan ibadah puasanya karena alasan leher hewan kerbau atau lembu sudah disembelih.

Menurutnya, itu merupakan pemikiran yang sangat bodoh dan tidak masuk akal bahkan menyesatkan yang para orang tua banyak tidak sadar tentang pola pikir tersebut.

Sosok yang dikenal ceramahnya kocak, lucu, namun pedas ini menambahkan, mereka yang berhak merayakan hari kemenangan pada Idil Fitri ini adalah mereka yang menyelesaikan dan menggenapkan ibadah puasanya serta mereka yang sabar menghadapi semua ujian dalam berpuasa, mereka yang sudah meminta maaf dan memaafkan semua kesalahan orang disekelilingnya, tegas Tgk.Yahya.

“Coba beritahu saya, dari mana dalil atau hadist tentang membolehkan menyelesaikan puasa sebelum waktunya hanya karena alasan hewan kerbau sudah disembelih. Orang yang berpikiran seperti ini halal darahnya untuk dibunuh sekalipun, karena sudah menzalimi agama,” kata Tgk.Yahya dengan geram.

Amatan LintasGayo, pelaksanaan sholat Idul Fitri 1434 Hijriah oleh seluruh masyarakat Gayo Lues berjalan lancar. (Supri Ariu)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.