Bayi Lahir di Tenda Darurat, Tali Pusar Diikat Benang Karung

oleh
Jasmani dan Bayinya Cut Juliati.(LGco-Mhd)
Jasmani dan Bayinya Cut Juliati.(LGco-Mhd)
Jasmani dan Bayinya Cut Juliati.(LGco-Mhd)

Takengon-LintasGayo: Seorang bayi dengan berat 4,2 kg  berjenis kelamin perempuan lahir di tenda penampungan Desa Selun Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Rabu dinihari (3/7/2013).

Ibu si bayi, Jasmani, salah seorang warga Selun terpaksa melahirkan anaknya dalam kondisi darurat pasca gempa tektonik menghancurkan rumahnya, Selasa lalu. Saat melahirkan, Jasmani dibantu Bidan Puskesmas setempat. Dengan peralatan seadanya proses persalinan berhasil dilakukan.
“Tali pusar anaknya diikat pakai benang karung, karena peralatan medis puskesmas juga hancur pasca gempa,” kata Jasmani, saat ditemui kemarin, Kamis (4/7/2013).

Kedatangan Menkokesra Agung Laksono kemarin di tenda penampungan tempat Jasmani berada, melihat bayi mungil anak pasangan Jasmani dan suaminya M Saleh itu dalam keadaan baik.

Agung Laksono langsung menamai si bayi dengan nama Cut Juliati, setelah diminta orangtuanya untuk memberikan nama.

Bayi mungil Cut Juliati tampak lucu dan menggemaskan. Ia lahir sehari setelah gempa berkekuatan 6,2 SR Selasa lalu, meluluhlantakkan Desa Selun, termasuk menghancurkan rumah orangtuanya di kawasan itu.(rilis/Mhd)

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *