Sastra Terbaru

Karena Cinta

[Puisi]  Zulfikar Karena Cinta Laut bergelombang Pertanda cinta Sungai mengalir Pertanda cinta Bumi berguncang Pertanda cinta Gunung berapi Pertanda cinta Angin bertiup Pertanda cinta Hujan berderai Pertanda cinta Maka sebut nama-nama dari segala nama puja dan puji berserah kepada-Nya karena cinta   Banda Aceh, 9 November 2015 Zulfikar adalah pelaku dan penikmat seni. Sejumlah karya-karya […]

Sastra Terbaru

Pongot Sebuku

[Puisi]  Bunyamin S   Pongot Sebuku Untuk seorang serinenku Rikit Gaib patut menangis menangis dan menangis menyesal apa yang disesalkan, waktu sudah berlalu janjimu hanya hampa Waktu itu hanya kumohon satu “tembuni mu !” semasih di tanganmu butuh belai kasihmu, serinenku kini harapan itu lenyap hilang tak berbekas Pintaku kau anggap sebagai kerakusan nyatanya itu […]

Sastra Terbaru

[Puisi] Lafal dan Kesaksian

Amna Yunda Lafal dan Kesaksian Puisi Pada hamparan terik memanggang tanah kering membentuk ego pada sejengkal pemikiran, di antara rumput yang terkapar Air begitu berarti walau tetes seperti halnya teduh sebuah arti pada pepohonan di bibir pematang luas membentang mengiris garis tepian kenang tandus saat kutemukan siulan menyapa serumpun ilalang Tak menampik cerita langit telah […]

Sastra Terbaru

Tunjuki Aku Ya Rab

[Puisi] Amar   Tunjuki Aku Ya Rab   Tuhan, seberat apa yang Kau ciptakan getaran akhir hidup sebarat yang tak bisa ku ucapkankah atau seberat yang tak bisa kupikirkan ? Seberat itukah goncangan perpisahan itu seakan menarik akar gunung berapi Tuhan, adakah kelembutan padanya? sedang kekasihMu masih bersuara bagaimana jiwa ini …? Tuhan, ihdiny aku […]

Sastra Terbaru

Kerinduan Yang Membeku

[Puisi]   Saiful Ali Hamzah   Kau gadis pembeku rasa andai kau tau gadisku sajak ini kutulis untukmu Wahai pemilik senyum manis dalam diam habbah menggebu Dalam diam aku merindu menunduk menjaga mata yang terasuk bayangmu Takut aku menatap mencintai atau berharap Aku terlalu ragu meski rasa adalah kesucian kodrati bukan sekedar ingin memiliki Biar kutanam […]

Keber Ari Ranto Lensa Terbaru Video

[Video] Kolaborasi Didong, Pepongoten dan Pembacaan Puisi

Banda Aceh-LintasGayo.co : Pergelaran lomba baca puisi oleh Teater Nol Unsyiah Aceh, memperebutkan piala rektor Unsyiah, ditutup dengan pagelaran Didong Pepongoten MAN 1 Takengon berkolaborasi dengan Pembacaan Puisi Sulaiman Juned berjudul “Melawan Sunyi”, Minggu 11 Oktober 2015 di Banda Aceh. (Ansar Salihin/MA) Klik disini untuk melihat videonya :

Sastra Terbaru

Tumbal Asap

[Puisi ] Ida Nusraini Tumbal Asap   Terima kasih, asap karenamu kami jadi tahu betapa rindu pada hujan sebelumnya sering dikeluhkan karena cucian tidak kering di jemuran membuat terlambat sampai ketujuan menunda selesainya pekerjaan banjir dan bencana bila curah berlebihan Terima kasih, asap karenamu kami jadi paham nikmatnya bernafas lega sebelumnya udara segar kami hidup di […]