Sastra Terbaru

[Cerpen] Dari Kampung Menuju Washington

Siti Aminah “Anggur, apel, melon, strowberry, salak. itu milikkmu. pisang, hanya pisang buah yang sering kumakan. aku tak pernah menyentuh buah yang mewah itu” “Hey kawan, apa kau bisa melihat masa depanmu 10 tahun atau 20 tahun kedepan?”  Aris memandang hutan-hutan lebat di hadapannya.  Sesekali ia berbalik arah menatapku tajam. “Apakah kau sedang berimajinasi tentang […]

Sastra Terbaru

[Cerpen] Rekreasi Mencari Nafkah

Nur Rahmi*   MATAHARI berjalan perlahan ke ufuk barat, udara sejuk samar-samar menghembuskan pakaian para pejalan kaki. Aktifitas di sore hari tidak menjemukan mereka yang menapaki langkahnya menuju tempat ia menimba ilmu. Bukan kemuliaan yang mereka cari, hanya setitik ilmu yang berusaha dirangkai menjadi garis-garis lurus menuju perubahan. Ku tapaki jalan keluar dari kampus biru […]