Free songs
Home / Sastra (page 55)

Category Archives: Sastra

Feed Subscription

Puisi “Anakku” Malindayani

Puisi “Anakku” Malindayani

Anakku Anakku… kutanam di halaman sepohon pinus agar aku tetap bersamamu… mengingatmu ketika aku lupa pada waktu yang berjalan Tetaplah bersamaku.. memberi cahaya panjangmu dari keluguan jiwa dan keberkahan cinta diselimut hidup sampai kau temukan sebuah jalan untuk kembali menyuburkan ...

Read More »

Puisi Gempa “Gayo Enam Koma Dua”

Puisi Gempa “Gayo Enam Koma Dua”

AKTIVITASNYA selaku pengelola Humas Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Tengah, menuntut Darmawan S.Sos.I untuk selalu pegang kamera.  Dan disana pun, terpanggil  ‘naluri kepenyairannya’ manakala pasca musibah gempa menghentak bumi tercinta, ‘Negeri  Antara’, Darmawan, S.Sos.I  harus mengikuti jajaran Kemenag ke ...

Read More »

La Tahzan Gayo

La Tahzan Gayo

Oleh: Risman A Rachman Bagaimana aku tiada bersedih? Bumiku guncang, retak, ambruk Di sana mereka tertimbun, terhimpit, terjepit Diam, dan kaku, usai memanggil nama, Allah Bumiku terbelah, terpisah, terisolasi Bagaimana ini? Bagaimana aku tiada bersedih? Ku simak dukamu, kawan Dalam ...

Read More »

Puisi “Gempa” Santy

Puisi “Gempa” Santy

karya Santy Saat kita merasakan geta ran yang begitu hebat berbisik suara yang begitu dahsyat entah dari mulut siapa raga terasa tak ada hidup terasa hampa goncangan yang begitu dahsyat menghancurkan alam,benda yang ada di sekitar kita saat kita tertimpa ...

Read More »

Puisi “Lembar Sunyi” dan “Surat Dari Blang Mancung”

Puisi “Lembar Sunyi” dan “Surat Dari Blang Mancung”

LEMBAR SUNYI seorang penyair mencari sahabatnya yang juga penyair di Blangmancung dengan rasa murung ia membayangkan peristiwa tak terperikan rumahrumah serata tanah oleh goncangan bumi yang marah dan daerah tebu yang manis kini menangis dan dimana Nurdin Sufi adakah terselip ...

Read More »

Puisi Zuliana Ibrahim = PRAY FOR GAYO =

Puisi Zuliana Ibrahim = PRAY FOR GAYO =

Oleh: Zuliana Ibrahim Gayo pada lepas siang selasa lalu lagi, bumi seperti memetik degup seketika haus tasbih menyerak batin sepasang mata bicara bersama air mata   gemetarlah dua-tiga langkah dari wanita berwajah luntur ia menghidang tanya pada Lut Tawar mengaju ...

Read More »

[Cerpen] Adzan dan Sebuah Tanya Hati

Oleh: Nurul Silvia LANGKAHKU yang merapuh menoreh tanya. Ada luka tergambar dari sudut matanya. “Ibu, aku minta maaf” suara itu bergetar , pilu. “pergiiiiiiiii atau aku akan bunuh diri”. Ibu menjerit disudut kamar. Hari masih fajar, ketika aku meninggalkan rumah ...

Read More »

PUISI-PUISI Riska Dwi Agustin

PUISI-PUISI Riska Dwi Agustin

ANAK BURUH TAMBAK Aku anak petani buruh tambak dihidupkan oleh udara amis menyengat tak tahu apa yang terjadi di seberang hektaran lahan tambak   memandang lepas hanya deretan mangrove yang terlihat gubuk kecil tempatku bermukim bersama ayah teman-teman berlarian kencang ...

Read More »

Bangkit Aceh Wakili Aceh di Festival Teater Remaja Nasional

Bangkit Aceh Wakili Aceh di Festival Teater Remaja Nasional

TEATER Bangkit Aceh, yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh akan mewakili Aceh pada ajang Festival Nasional Teater Remaja (FTRN) 2013  yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan kesenian dan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Komunitas teater Aceh yang ...

Read More »

Puisi Sederhana “Inen Zahwa” Rahma Yanti

Puisi Sederhana “Inen Zahwa” Rahma Yanti

Mencari Puisi Mana puisimu? Curahan hatimu Pelipur laramu Kuingin rasa dan tau Kemana puisimu? Adakah yg tau? Seharusnya tak bisu Buatlah puisimu! Rangkaian isi hatimu Perantara jiwamu Ungkapkan ide dan gagasanmu The Gayo Street, juni 2013 — Terimalah Aku Aku ...

Read More »
Scroll To Top