Sastra Terbaru

[Puisi] Surat untuk Bunda

Ansar Salihin Surat untuk Bunda Dari kota kecil kirim bait tetesan air mata karena jauh hamparan angin mengantarkan anak bunda belum sempat ku kirim kain berkalung bulan pengganti sajadah yang telah kusam. Ini surat ku kirimkan lewat bait berdoa pengganti rindu diakhir bulan puasa bukan daku tak sempat menghadap bunda tapi tugas itu tak memberi […]

Sastra Terbaru

Dan gempa itu datang tiba-tiba

Dan gempa itu datang tiba-tiba. Membawa rasa sakit dan menusukkannya jauh ke dalam jiwa. Ketakutan dan kesedihan menghimpit-himpit menyesakkan dada siapa saja. Harta hancur, jiwa binasa dan ketidakberdayaan yang sempurna. Orang-orang berlari tunggang langgang dalam kepanikan karena kehilangan akal kecerdasannya. Air mata tidak cukup membasuh luka. Tiba-tiba saja Tuhan begitu dibutuhkan kehadiranNya. NamaNya diseru lebih […]

Sastra Terbaru

[Puisi] Beri Aku Sebuah Galah

Salman Yoga S           BERI AKU SEBUAH GALAH 1*      Seperti sekumpulan pepohonan yang meninggalkan bebijian tumbanglah induknya karena usia rebahlah batangnya karena perang keriput dan matilah akar-akarnya karena bencana Tuhan … sengaja menyisakan sebutir biji itu untuk melanjutkan kehidupan untuk ujian sekaligus ketenteraman biji itu mendekap udara biji itu menggepal cahaya biji itu […]

Sastra Terbaru

[Cerpen] Kotak Kiriman Inen Muftiyah Ke Ketol

[Cerpen]  Salman Yoga S               JAM sembilan pagi Inen Muftiyah belum juga muncul, sementara mobil jemputan ke Ketol bersama sejumlah teman sudah menunggu sejak tadi di depan pintu kantor. Aku mondar-mandir antara ruang kerja dan ruang tamu kantor, gelisah. Kekhawatiran semakin memuncak ketika suara klekson itu seperti menyumbat telinga, apakah terus menunggu Inen Muftiyah […]

Keber Ari Ranto Sastra Terbaru

“Kampung Serempah” dan “Nisan Kertas”, Catatan Luka LK Ara

Gempa Gayo (bagian 5) Catatan: Aman ZaiZa LK ARA, lelaki itu terlihat tetap bersemangat, meski usianya tidak muda lagi. Semangat yang membara dalam dirinya itu membuatnya tak pernah berhenti berkarya. Laksana kata pepatah “makin tua makin ber isi” itulah sosok Lesek Keti Ara (LK Ara). Matanya awas dalam melihat disekeliling, hal ini terlihat saat penulis […]

Sastra Terbaru

Puisi Kopi Salman Yoga S

Kopi Rasa Segala Sungguhpun barista memutar gelas Mengalirkan listrik kemesin-mesin pemeras Suguhkan kopi dengan gelas berhias Aroma dan cita khas ber- style Tak sesahaja ayunan alu Hj. Sufiah Inen Hafisah Meriah Dalam lusung usang kayu pahatan cinta Demikianpun barista menawarkan seruputan mewah Bergaya olahan citarasa dunia yang wah Dari kebun petani Gayo sahaja resah Merek […]