Sastra Terbaru

Puisi “Mengingat Ibu” Wiratmadinata

Puisi Wiratmadinata MENGINGAT IBU Mengingatmu Ibu, aku membaca luka kehidupan. Tersenyumlah dan lihatlah; sepasang malaikat kecil ini, bermain bersama ibunya, seperti aku dulu padamu, berlari ke dalam pelukanmu Mencari kehangatan abadi. Bogor, 22-12-12. Sajak Anak Sekolah   Bapak Guruku langit Ibu guruku bumi teman-temanku alam hewan dan tumbuhan. Aku bercengkrama dengan panas dan hujan bernyanyi […]

Sastra Terbaru

[Puisi] Kuala Muara Siti Nurbaya

Salman Yoga S Kuala Muara Siti Nurbaya Berdiri dijembatan kota tua memandang Kuala Muara aku mencari selendang Siti Nurbaya yang dihanyutkan dari hulu seperti perahu-perahu dan nelayan jelata yang hilir mudik dalam ketuaan dayung galah Berendam dijembatan kota tua mengulum Kuala Muara basah tak berarti bening air atau nyaring saluang tarian piring yang jadi paradox […]

Sastra Terbaru

Puisi “Timaniz” Rahma Yanti

Apalah malam Kalau Kesepian yang panjang, Menangis..menangis..menangis tanpa bintang Coba ada bulan tentu tak sesunyi ini, Bulan pun terganggu dengan awan dan kita takut pada hujan Banyak gelombang yang menghiburmu.. Dari pantulan warna warni cahaya bunga.. Namun sungguh tak cukuplah itu Ada lain yang di ingini.. Ambil riaknya di dadamu Agar terasa berat dan ringannya […]

Sastra Terbaru

[Puisi] Dua Juli Dua Ribu Tiga Belas, Gayo Ziarah Air Mata

Oleh : Zuliana Ibrahim Lepas tadabur langit, terik, bukit, Lut Tawar Loyang  sampai Birah Panyang. Lagi, di siang menuju ashar bumi meminang detak jantung Dua juli dua ribu tiga belas,  Gayo ziarah airmata Berduyun-duyun kabar terseret dari Perumnas, Mongal sampai Ketol di Bah Serempah. Sepenggal nafas anak-anak yang terjaga di malamnya Dengan wajah temaram menyapu […]

Sastra Terbaru

[Puisi] Selembar Sajadah di Bah

Salman Yoga S Selembar Sajadah di Bah Selembar sajadah di kampung Bah tertimbun Warnanya hitam mengulum tanah Selembar mukena terjemur matahari di Kute Gelime Mengepak ditiup angin seperti bendera malaikat yang turut berduka Entah berapa kubah masjid dan menasah merapat ketanah di Ketol Seperti sujud alam yang tak pernah reda Zikirnya terdengar menggigil dan dingin […]

Sastra Terbaru

[Puisi] Langit Merah

Oleh : SyukriTakengon Salam dari Sang Fajar salam pertemuan menyambut pagi Salam dari Sang Fajar salam perpisahan menjelang senja Langit merah di batas horizon masih ingin menyapa menyapa makhluk penghuni bumi katanya: bumi masih berputar matahari masih terbit dari timur anda masih diberi kesempatan Langit merah di titik nadir melambai ucapkan selamat berpisah moga esok […]