Keber Ari Gayo Kemenag Aceh Terbaru

Orangtua di Keluarga, Guru Pertama Bina Generasi Muda


TAKENGON-LintasGAYO.co : Mewakili Kakankemenag Kabupaten Aceh Tengah, Kepala Seksi Pendidikan Dinayah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ihsanuddin, S. Ag berikan bimbingan dan arahan di Forum Ukhuwah dan Silaturrahmi Pengajian Ibu-ibu Takengon (FUSPITA) di Kampung Ie Reulop Kecamatan Pegasing. Selasa (10/12/19).

Kegiatan Fuspita rutin kali ini mengangkat tema “Keteladanan Orang Tua Dalam Membina Generasi Muda”.

Dalam arahan dan bimbingannya, Ihsanuddin, S. Ag mengatakan dalam membina generasi muda, maka peran Orang Tua tentu dipandang sangat penting, dimana dalam berbenah diri harus dimulai dari keluarga, didalam keluarga tentu ada orang tua, orang tualah yang menjadi guru pertama dalam membina generasi muda. Ihsanuddin, S. Ag mengutip pendapat Prof. Sa’id Hawwa, MA dimana setidaknya terdapat tiga hal yang harus dilakukan dalam membina generasi muda oleh orang tua, yaitu:

Pertama, tingkatkan pendidikan agama islam anak. Pendidikan agama islam merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Melalui pendidikan agama anak akan mengetahui dan memahami mana yang baik dan yang dilarang oleh agama.

Kedua, nilai emosional. Menurut Ihsanuddin, S. Ag nilai emosional akan membentuk pandangan seorang anak terhadap keyakinannya, terhadap agamanya. Islam merupakan agama yang diyakini kebenarannya dengan Al-Qur’an dan Hadist. Lingkungan keluarga yang beragama Islam akan mempengaruhi emosional anak untuk mendalami dan mengamalkan ajaran Agama Islam.

Ketiga, tanamkan nilai religius. Ihsanuddin menjelaskan bahwa menerapkan nilai – nilai religius kepada generasi muda akan menjadikan generasi yang berakhlak serta memiliki motalitas dan etika yang baik. Taat dalam beribadah dan tidak melawan orang tua, hingga akan timbul sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam arahan dan bimbingannya, Kasi PD Pontren sekaligus menjabat Plh. Kakankemenag Kabupaten Aceh Tengah tersebut juga menghimbau kepada seluruh anggota Fuspita Kecamatan Pegasing agar terus menggali ilmu pengetahuan, baik dalam pengajian maupun diluar pengajian.

“Melalui Fuspita ini, mari kita terus menggali ilmu, jika seseorang sudah haus akan ilmu, maka dia tidak akan merasa kenyang, oleh karena itu menuntut ilmu tidak ada batasannya. Ayo kita tingkatkan ilmu pengetahuan kita,” ungkap Ihsanuddin disambut khitmat peserta Fuspita.

Pada kesempatan yang sama, Ihsanuddin, S. Ag didampingi Kepala KUA Kecamatan Pegasing, Mahbub Fauzie, S, Ag menyerahkan penghargaan kepada Bapak Hasanuddin (Bapak Item Mupeh) asal kampung pejeget yang telah mewakafkan sebagian hartanya sebesar 150 juta untuk perluasan kawasan Masjid Al-Magfirah di Kampung Erlop Kecamatan Pegasing.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kabupaten Aceh Tengah, Firdaus, SKM, Plh. Kakankemenag Kabupaten Aceh Tengah, Ihsanuddin, S. Ag, Perwakilan Kecamatan, Kepala KUA, Mahbub Fauzie, para Reje kampung, Imem Kampung serta Tengku Guru.

[Alfa/Bub]

Comments

comments