Mahasiswa Gayo Jakarta Desak Qanun Perdagangan Kopi Segera Dibuat

oleh

JAKARTA-LintasGAYO.co : Mahasiswa Gayo yang tengah menempuh pendidikan di Ibukota, Jakarta mendesak agar Pemerintahan di Gayo (Aceh Tengah dan Bener Meriah) bersinergi dalam membuat qanun tentang perdagangan kopi Arabika Gayo.

Pernyataan ini disampaikan salah seorang mahasiswa asal Bener Meriah, Fikri Rizki lewat siaran persnya yang dikirim ke redaksi LintasGAYO.co, Kamis 17 Oktober 2019.

Fikri melihat dengan adanya permasalahan kopi Gayo akhir-akhir ini, mulai membuka mata semua urang Gayo bahwa kopi merupakan denyut nadi perekonomiannya.

“Jika bermasalah, ekonomi masyarakat juga akan mengalami permasalahan serius,” tegas Fikri.

Lewat Qanun kata Fikri lagi, pola perdagangan kopi yang dimainkan oleh koperasi akan lebih baik dan terkontrol. “Lain itu sistem penjualan juga akan lebih baik. Kecurangan-kecurangan akan dapat diminimalisir,” ungkapnya.

“Qanun tersebut bisa menjadi benteng, karena adanya pengawasan yang dilakukan terhadap penjualan. Sehingga kecurigaan-kecurigaan kecurangan yang dimainkan segelintir oknum yang menamakan diri sebagai koperasi dapat dihanguskan,” tambahnya.

Fikri mengatakan, bahwa usulan Qanun yang dibuat oleh Pemerintah kepada DPRK harus lebih mementingkan petani. Karena petani menjadi garda terdepan dalam keberlangsungan kopi Gayo.

“Saya yakin, dengan adanya Qanun tentang pola perdagangan, keluhan-keluhan permainan harga akan dapat dikendalikan,” tandasnya.

[Red]

Comments

comments