Keber Ari Gayo Pemerintahan Sosial Budaya Terbaru

Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Digelar di Bener Meriah, 3 Kampung Terima Bantuan Komputer dan Buku


REDELONG-LintasGAYO.co : Dalam rangka membuka layanan inovasi untuk meningkatkan kualitas masyarakat, di Bener Meriah digelar stakeholder meeting transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang melibatkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Aceh dan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Kabid Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Bener Meriah, Drs. Sjamsuardi mengatakan kegiatan yang berlangsung sehari pada Rabu 21 Agustuz 2019 di Gedung Empu Beru itu bertujuan untuk menjalin sinergi antara pemangku kebijakan.

“Ada tiga Kamoung yakni Kampung Simoang Rahmat Kec. Timang Gajah, Kampung Simpang Utama Kec. Bandar dan Kampung Puja Mulia Kec. Bandar yang menerima bantuan lewat program ini,” kata Sjamsuardi.

Sementara itu, Muhammad Romli Ridwan dari Perpustakaan Nasional mengatakan, lewat program ini pemangku kebijakan dapat bersinergi meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

“Tentunya dengan cara lewat peningkatan kualitas buku bacaan serta layanan komputer dan internet,” kata Romli.

Lain itu, progran ini juga bisa memfasilitasi masyarakat untuk belajar di perpustakaan, berdiskusi, pelatihan dan workshop. Sehingga masyarakat tertarik untuk datang ke perpustakaan. “Disisi lain, mereka bisa mempraktekkan ilmu yang didapat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Romli mengatakan 3 kampung dalam wilayah Bener Meriah diberikan bantuan masing-masing 3 unit komputer dan 1000 eksamplar buku untuk 500 judul. “Pembiayaannya dari hibah APBN,” tegasnya.

Ia pun tak menapik bahwa respon masyarakat Bener Meriah ikut kegiatan ini cukup baik. Ia berharap, ke depan sinergisitas antara daerah dan desa terus ditingkatkan dalam hal memfasilitasi perpustakaan di desa.

Sementara itu, Reje Puja Mulia, Hasan M Gayo, menyambut baik program tersebut. Ia berterimakasih kepada para pihak yang telah memberikan bantuan.

“Lewat kegiatan ini, dapat memicu masyarakat meningkatkan minat dalam belajar. Tujuannya tak lain untuk kesejahteraan, masyarakat cerdas dengan membaca,” tandasnya.

[Darmawan]

Comments

comments