Inilah Gayo Terbaru

Musapat, Lembaga Peradilan Adat di Gayo dan Alas


Oleh : Zulfikar Ahmad*

Sebelum 1900, informasi tentang Gayo sangat sedikit yang dapat diperoleh oleh Belanda. Untuk mengetahui tentang Gayo, mereka mengumpulkan informasi dari orang Gayo yang mereka jumpai baik di pesisir Timur maupun Barat.

Beberapa ekspedisi dilakukan untuk mengumpulkan informasi tentang Gayo. Peta negeri Gayo dan Alas diterbitkan pada tahun 1903 menjadi rujukan penting saat itu. Jalan akses utama melalui pantai Utara – Lokop Serbe Jadi – Gayo Lues. pada 23 Juli 1904 seluruh Negeri Gayo dan Alas sudah diduduki Belanda. [1].

Tingkatan pemerintahan pada masa itu berturut – turut : Gubernur – Residen – Afdeling (Asisten Residen) – Onder Afdeling (Controler) – District/Kabupaten – Onder District (kecamatan) – Desa.
Jabatan Gubernur s/d Controleur di pegang oleh Belanda.

Daerah otonom dipimpin oleh Bupati. Daerah Otonom diberikan hak untuk mengatur pemerintahan sendiri yang disebut dengan Zelfbesturende Landschappen. untuk daerah Gayo deret dibawah controleur Takengon sistem ini mulai berlaku ; Wilayah Reje Syiah Utama sejak 22 April 1903, Wilayah Reje Cik Bebesen sejak 11 Maret 1905 dan Reje Bukit sejak 14 April 1905. [2]

Tugas-tugas Bupati saat itu melaksanakan seluruh fungsi pemerintahan adat, termasuk pembagian tugas dalam sistem kepemerintahannya seperti Reje atan astana, Imem atan agama, Tue (petue) munewen ni pintu, pertama si kuderet, kedua si kuwas, petue si munengon ne, sudere genap mupakat, petue sidik – sasat. sedangkan perlengkapan kepemerintahannya tergambar dalam Kejurun Mupendari, Reje Mujari-kaki, Petue Mesekolat, Imem mu katib. Murip benar mate suci, murip i kandung edet, mate i kandung bumi, murip mu ambilen, mate musebeb [3]

Salah satu kewenangan pemerintah adat adalah melaksanakan peradilan adat. Lembaga peradilan adat ini disebut MOESAPAT (musapat) hal ini diatur melalui Staatsblad No. 473, 8 Desember 1904 tentang PERATURAN ADMINISTRASI PERADILAN ADAT DI WILAYAH GAYO DAN ALAS artikel 5 [4].

Anggota MUSAPAT sekurang-kurangnya terdiri dari 3 orang yang dipimpin oleh Reje dengan anggota Imem dan petue atau anggota masyarakat lain yang ditunjuk.
Sejak diterbitkan peraturan Staatsbald (stbl) No. 473, artikel 15, hukum adat dengan hukuman potong Tangan tidak berlaku, termasuk alat-alat bukti yang berhubungan dengan ke-Islam tidak diperbolehkan.

Apakah sebelum stbl 473, Hukum adat di Gayo dan Alas berlaku hukum SYARIAT ISLAM ???

Sumber :
[1] : Staatsblad pemerintah hindia – belanda No. 429 dan 506 tahun 1905
https://app.box.com/s/jlrr8fn6wbhnnqieqjae0n3opvi7yzrs

[2] : Penduduk Hindia – Belanda : hal 733
https://drive.google.com/…/1llnlHWXPfnixNUl39Q2-yNxGQ…/view…

[3] : Negeri Gayo dan Penduduknya hal 105
https://app.box.com/s/z4mktehm8kv1h4jvmnpt929t14vicijn

[4] : Staatsblad pemerintah hindia – belanda No. 473 tahun 1904
https://app.box.com/s/wz44vqt8zu4kh52ppdyiahotuq0hh2y7

Comments

comments