Keber Ari Gayo Komunitas Gayo Terbaru

Parenting Salimah, Lebih 600 Peserta Padati GOS Takengon


TAKENGON-LintasGAYO.co : Pimpinan Daerah Salimah Aceh Tengah kembali menghelat acara parenting untuk para orang tua se-Kabupaten Aceh Tengah kemarin, Sabtu, 9 Februari 2019.

Acara yang dijadikan sebagai agenda tahunan dan dihadiri oleh 600-an ini berlangsung di Gedung Olah Seni (GOS), Takengon pukul 08.30 WIB sampai 12.30 WIB tersebut.

Untuk acara yang bertajuk Super Parenting: Bersahabat dengan Anak-anak Zaman Now, Salimah Aceh Tengah mendatangkan pemateri kaliber nasional yang merupakan putra asli Aceh dan bertempat tinggal di Subulussalam, Rahmawati Aida Putri, S.E., Ak., dan suami, Muslem, SP. Juara Ibu Teladan versi Ummi Award tahun 2008 tersebut berhasil memukau lebih 600 peserta.

Terbukti tidak satu pesertapun beranjak sampai acara selesai. Bahkan karena tak cukup kursi, beberapa peserta yang terlambat atau mendaftar belakangan tidak keberatan melantai di undakan-undakan lantai GOS.

Materi yang berat terasa ringan karena disampaikan dengan selipan humor di sana-sini oleh Ummi Aida dan Ustadz Muslem, panggilan akrab keduanya. Ditambah pula ice breaking yang menyegarkan dan hiburan nasyid dari Ustadz Muslem atas permintaan peserta yang penasaran akan kepiawaian tarik suara munsyid tersebut.

Dalam sambutan pembuka acara, Fitri, A.Md., selaku pembina Salimah Aceh Tengah sekaligus penasehat Jaringan Sekolah Islam Terpadu Aceh Tengah, menegaskan bahwa agenda parenting ini benar-benar akan menjadi agenda besar tahunan Salimah Aceh Tengah.

“Kita ingin kelak hasil dari upaya kecil ini akan berjejak dalam rumah tangga-rumah tangga muslim yang barakah di seluruh Aceh Tengah, sehingga menghasilkan anak-anak calon pemegang masa depan yang berkarakter dan lebih berkualitas,” kata Fitri.

Lebih jauh Fitri mengharap, semoga ilmu yang diperoleh dari acara parenting ini benar-benar bisa diterapkan dalam rumah tangga peserta acara.

“Tolong dibagikan kepada pasangan, jika pasangan tidak hadir ke sini, kemudian kepada tetangga dan keluarga lainnya, agar lingkungan di sekitar kita juga terbentuk menjadi lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” imbuh Fitri.

Di ujung materi, Ummi Aida menekankan pentingnya mengamati bakat dan kecenderungan anak. “Bila ingin anak berhasil di masa depannya, jangan sampai salah asah. Asahlah sisi tajam dari anak, bukan sisi tumpul,” pungkas Ummi Aida. [Hefa LY]

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *