Buka Pacuan Kuda HUT ke-15 Bener Meriah, Abuya ; Tidak Boleh Ada Perjudian!

oleh

REDELONG-LintasGAYO.co : Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi membuka secara resmi membuka perlombaan pacuan kuda tradisional pada hari ulang tahun ke-15 Bener Meriah di lapangan Sengeda, Senin 7 Januari 2019.

Dalam amanatnya, Tgk. H. Sarkawi menyampikan, pemerintah terus berbenah melakukan pelayanan-pelayanan terbaik yang bisa kita berikan kepada masyarakat.

“dan hal terbaik yang telah diberikan oleh pendahulu kita, akan kita lanjutkan bersama-sama untuk memajukan negeri ini, negeri bertuah, negeri Bener Meriah yang mudah-mudahan di anugrahi keberkahan oleh Allah SWT,” ucapnya.

Plt Bupati Bener Meriah itu menambahkan, di usianya yang ke-15 tahun, Kabupaten Bener Meriah ingin melengkapi kebutuhan serta keinginan masyarakat untuk melaksanakan penyelenggaraan event besar yang tidak lepas dari nilai-nilai budaya Gayo seperti kesenian Didong, Tari Guel dan Tari Saman, dan yang tidak ketinggalan adalah pacuan kuda tradisional.

Kesemua jenis budaya ini kata Abuya, saling melengkapi dari masa ke masa, dan merupakan tradisi hasil peninggalan nenek moyang pendahulu kita, karena urang Gayo kaya akan seni budaya, apalagi pacu kude, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari perjalanan serta peradaban masyarakat Gayo. Penyelenggaraan pacuan kuda tradisional sebagai kebudayaan yang telah mengakar di Gayo ini tidak boleh dicemari dengan sikap-sikap tidak terpuji.

“Tidak boleh ada perjudian, tidak boleh ada peredaran miras dan narkoba, dan tidak boleh ada sesajen atau klenik supaya kudanya menang, yang penting adalah bagaimana kita melaksanakan pacuan kuda ini dengan penuh persaudaraan, persaingan yang sehat, dan tentunya menyenangkan,” tegssnya.

Katanya lagi, pacuan kuda adalah event paling utama untuk memeriahkan hari ulang tahun Kabupaten Bener Meriah yang ke-15 ini, karena itu kami menghimbau para peserta dapat mengikuti perlombaan ini dengan semangat sportivitas yang tinggi. Kepada jajaran panitia, kami berharap pada saat adzan berkumandang, segera hentikan seluruh aktivitas pacuan kuda, sebagai pertanda kita menghargai nilai-nilai keagamaan yang islami.

Disisi lain Sarkawi mengucapkan terimakasih kepada Menetri Agraria Indonesia yang telah memberikan sertipikat tanah geratis kepada 1500 masyarakat Bener Meriah. “Mudah-mudahan tahun depan bapak Menteri berkenan ditahun depan memberikan 10 kalilipat dari tahun ini,” harapnya.

Pantauan di lapangan, untuk race pertama langsung dilepas oleh Menteri Agraria Republik Indonesia Sofyan Djalil.

[SP/DM]

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *