Keber Ari Gayo Sosial Budaya Terbaru

MPU Aceh Tengah Gelar Kegiatan Pemantauan dan Kajian Keagamaan


TAKENGON-LintasGAYO.co : Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Tengah secara marathon mulai tanggal 8 sampai dengan 13 September 2018 melakukan temu ramah dan diskusi dengan para tokoh di masing-masing kecamatan dalam rangka pemantauan dan kajian kegiatan keagamaan.

Kegiatan tersebut dimulai di Kecamatan Ketol pada Sabtu, 8 September 2018 yang dibuka oleh Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar yang dalam hal dan kesempatan tersebut diwakili oleh Kadis Syariat Islam Drs H M Alam Syuhada MM. Demikian disampaikan Ketua MPU Aceh Tengah Tgk H M Isa Umar SAg melalui staf kesekretariatan Zikri, Senin (10/9).

Program pemantauan dan kajian kegiatan keagamaan yang dilakukan para ulama dari MPU Aceh Tengah tersebut sebagai upaya menggali informasi keumatan dengan segala problematikanya yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Informasi tersebut didapat dari sharing para tokoh masyarakat terutama unsur Sarakopat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan para cerdik pandai di masing-masing kecamatan yang dikunjungi.

“Pada Senin tanggal 10 September 2018, ada tiga (3) tim dari MPU dengan sejumlah ulama dari berbagai komisi turun di Kecamatan Linge yang dipimpin oleh Ketua MPU Aceh Tengah Tgk H M Isa Umar SAg, di Kecamatan Atu Lintang dipimpin oleh Wakil Ketua Tgk Abdul Hamid Aman Marwan dan di Jagong Jeget dipimpin oleh Tgk Drs Amri Jalaluddin,” ujarnya.

Sama dengan di kecamatan Linge dan Atu Lintang, acara di Jagong Jegong tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat setempat. Dari unsur Muspika hadir Camat Jagong Drs Abada, Danramil Kapten Syafuddin dan Kepala KUA Jagong Jeget.

“Sharing informasi terkait pemantauan dan kajian kegiatan keagamaan yang muncul diantaranya permasalahan-permasalahan yang perlu dikaji dan disikapi untuk bisa diambil solusinya. Semisal pemahaman keagamaan terutama dalam pengamalannya, masalah pemahaman fikih, kaitan adat istiadat masyatakat dengan pelaksanaan ibadah dan lainnya,” terangnya.

“Dari sana muncul diskusi-diskusi segar semacam batsul masail singkat yang narasumbernya para ulama dari MPU itu. Selain juga aspirasi-aspirasi keumatan seperti perhatian kepada para guru ngaji dan lain-lain sebagai bagian dari shabilullah yang disampaikan oleh para Imem kampung kepada para ulama dari MPU kabupaten untuk difollow-up atau ditindaklanjuti,” timpal Zikri.

Dikatakan lagi, hingga 13 September, dijadwalkan kegiatan tersebut sudah terlaksana di 14 kecamatan. Untuk hari Rabu, 12 September 2018 kecamatan yang dikunjungi Celala, Rusip Antara dan Silihnara. Kecamatan-kecamatan yang lain, hari dan tanggal berikutnya.

[Mahbub/DM]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *