Ekonomi Hukum Keber Ari Gayo Terbaru

Setelah Beroperasi, Kemana Listrik PLTA Peusangan Dialirkan?


TAKENGON-LintasGAYO.co : General Manajer (GM) PLN Aceh, Jeffry Rosiadi saat kegiatan Media Tour bersama PWI Aceh, Jum’at 7 September 2018 mengatakan bahwa setelah beroperasi listrik yang dihasilkan dari PLTA Peusangan 1 dan 2 akan dialirkan ke dua tempat.

“Pasti banyak yang bertanya kemana listriknya akan dialirkan. Kami pastikan yang utama listrik yang dihasilkan akan dialirkan di wilayah Takengon, Aceh Tengah. Pembangkitnya berada di wilayah ini, jadi listriknya kita prioritaskan untuk wilayah ini juga,” katanya menjawab pertanyaan wartawan.

Sisanya, katanya lagi daya yang dihasilkan akan disalurkan ke daerah Bireuen sehingga masuk ke sub sistem Sumatera. “Daya yang dihasilkan 88 MW, jadi daya berlebih untuk Kabupaten Aceh Tengah, sisanya kita alirkan ke sub sistem Sumatera,” ujarnya.

Setelah beroperasi pada tahun 2021 nanti, Jeffry mengatakan pihaknya akan mematikan transmisi sumber daya yang berasal dari Ayangan, Kebayakan, Aceh Tengah.

Baca : Beroperasi 2021, GM PLN Pemvangkit Sumatera : Proyek PLTA Peusangan Tidak Mangkrak

“Ayangan akan kita tutup. Disana generator kita gerakkan menggunakan BBM jadi biayanya agak mahal, jika PLTA Peusangan sudah beroperasi Ayangan kita tutup dan PLN bisa menghemat biaya 26 M perbulan,” jelas Jeffry.

Terowongan PLTA Peusangan yang akan dibangun rumah pembangkit 2 turbin pada jarak lebih kurang 2 KM dan kedalaman 730 Meter dari permukaan tanah. [Foto : Darmawan Masri]
Menanggapi keluahan rakyat Aceh selama ini seringnya aliran listrik padam, Jeffry mengatakan bahwa daya yang ada di Provinsi Aceh saat ini masih kurang 100 MW. Ia pun berujar, tahun 2020 suplai listrik Aceh sudah betlebih.

“Saat ini Aceh butuh pasokan listrik 400 MW. Namun, daya yang tersedia hanya 300 MW, ada kekurangan 100 MW yang disuplai dari Medan. Tapi, tahun 2020, Aceh mengalami surplus listrik. Jadi kita tidak menyuplai lagi, artinya listrik Aceh sudah mandiri pada tahun 2020 mendatang,” tandas Jeffry Rosiadi.

[Darmawan Masri]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *