Keber Ari Ranto Terbaru

RRI Pusat Bahas Peran Radio dalam Mempertahankan NKRI


SOLO-LintasGAYO.co : Radio Republik Indonesia (RRI) Pusat mengadakan kegiatan Dialog Interaktif Nasional “Peran Radio dalam Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)” di RRI Surakarta, Solo, Senin (3/8/2018)

Dalam sambutannya, Direktur Utama RRI, M Rohanudin menyebutkan, pada perayaan ulang tahun ke-73, RRI ingin menjejaki sejarah peran radio di Indonesia dalam mempertahankan NKRI pada agresi militer Belanda II, tahun 1948-1949. Karenanya, diambil tema “Dari sini (Gayo, Provinsi Aceh), Indonesia Masih Ada dan Terus Ada”.

Rohanuddin juga mengatakan Radio Rimba Raya sangat berperan dalam menyuarakan Indonesia masih ada, saat daerah (Yogyakarta dan Sumatera Barat waktu Pemerintah Darurat Republik Indonesia di bawah kendali Syafruddin Prawiranegara) dan radio lainnya sudah tidak ada lagi, ketika itu.

Direktur Penyiaran RRI, Soleman Yusuf, mengungkapkan fakta baru bahwa All India Radio menerima dan merekam siaran Indonesia Masih Ada dari Radio Rimba Raya.

“Informasi ini diperoleh ketika saya bertemu dengan Direktur All India Radio, Vayes di Kazakhstan,” kata Soleman.

Keterangan Soleman Yusuf dikuatkan pula oleh sutradara film dokumenter Radio Rimba Raya, Ikmal Gopi, menyatakan, materi siaran Radio Rimba Raya masih tersimpan dengan baik oleh salah seorang pelaku sejarah T.A. Talsya.

Anggota DPR RI Tagore Abubakar, menyebutkan, Radio Rimba Raya dan RRI tidak bisa dipisahkan.

“Radio Rimba Raya, anak RRI, lahir dalam kondisi darurat untuk menyambung perjuangan untuk menyuarakan Indonesia masih ada dan meng-counter hoax yang dibangun bahwa Indonesia sudah tidak ada lagi takluk kepada Belanda,” kata Tagore.

Asisten III Pemkab Bener Meriah, Suarman, mengucapkan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi kepada RRI Pusat yang telah menggelar dialog interaktif Nasional dan akan meluncurkan RRI Radio Rimba Raya dalam ulang tahun ke-73 pada 11 September 2018.

“Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memberikan dukungan penuh untuk acara peluncuran tersebut. Selain itu, Pemkab Bener Meriah bersama pihak-pihak terkait juga berupaya untuk mendapatkan rekaman asli siaran Radio Rimba Raya yang disimpan All India Radio di India,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh RRI Pusat, RRI Surakarta, RRI Yogyakarta, RRI Takengon, RRI Padang, RRI Bukit Tinggi, anggota DPR RI Tagore Abubakar, Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Dede Nasrudin, anggota tim Pengembangan Kawasan Gayo-Alas (Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Bener Meriah) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Yusradi Usman al-Gayoni, Wakil Ketua Yayasan Pemerintah Darurat RI Syakiri, sutradara film dokumenter Radio Rimba Raya Ikmal Gopi yang meraih nominasi film dokumenter Festival Film Indonesia (2010), akademisi, peneliti, penulis, secarawan, komunitas sejarah, tokoh masyarakat, dan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Solo.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah, Irmansyah, menyebutkan, dari Aceh, rombongan yang hadir di antaranya, Asisten III Pemkab Bener Meriah Drs. Suarman, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tengah Harun Manzola, dan Kepala RRI Takengon Agung Prasetya. [SP/ZR]

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *