Hukum Keber Ari Gayo Parlemen & Pilkada Terbaru

Ramadhan, Panwaslu Bener Meriah Himbau Tak Memasang Baliho dan Spanduk Berlambang Parpol

REDELONG-LintasGAYO.co : Menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, banyak diantara Caleg dan Parpol mencuri start dalam melakukan kampanye lewat baliho dan spanduk.

Menanggapi itu, Panwaslu Bener Meriah memberikan himbauan tegas kepada Parpol Peserta Pemilu 2018 untuk tidak memunculkan baliho dan spanduk yang memuat logo parpol.

“Kami himbau, tidak ada calon yang memasang logo parpol dan sejenisnya yang bernuansa kampanye terlebih dalam bulan suci Ramadhan ini,” kata divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga pada Panwaslu Bener Meriah, Surahman, S.Pd.I, Selasa 15 Mei 2018.

“Artinya, setiap individu dibolehkan menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa 1439 H, akan tetapi tidak diperbolehkan menyertakan unsur kampanye yang memuat visi-misi, program kepartaian, lambang partai, nomor urut partai serta wilayah pemilihan, pada banner pamplet itu,” terangnya.

Dilanjutkan, individu hanya boleh memasang pamplet, baliho, banner dan sejenisnya, yang mengatasnamakan pribadi, tanpa melanggar aturan yang telah ditetapkan baik di dalam PKPU maupun surat Bawaslu.

“Karena tahapan kampanye baru boleh dilakukan 3 hari setelah ditetapkan Daftar Calon Tetap (DCT), sementara DCT baru ditetapkan pada tangggal 20 September 2018,” tegasnya.

Surahman berharap, peserta Pemilu dapat saling menjaga sportivitas dan memahami aturan Pemilu, demi tercapainya kesuksesan pemilu di Bener Meriah menuju 2019 mendatang.

Menegaskan pernyataan tersebut, Divisi Penindakan Pelanggaran, Ramdona SH, menyampaikan bahwa hal diatas merupakan aturan dalam berkampanye, pemasangan APK yang mengandung unsur citra diri, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 1 ayat 35 UU No 7 tahun 2017, sebelum masa kampanye yang sesungguhnya pada 23 September 2018.

Karena berdasarkan surat Bawaslu bernomor S-0691/K.Bawaslu/PM.00.00/V/2018 tanggal 3 Mei 2018 tentang Pengawasan Pelaksanan Kampanye sebelum jadwal tahapan Kampanye Pemilu 2019, yang menjadi dasar penertiban APK kemarin

“Setiap orang atau pihak lain dilarang melakukan pemasangan alat peraga yang mengandung unsur peserta pemilu, yaitu lambang partai dan nomor urut partai. Ini kami tertibkan demi mewujudkan keadilan bagi setiap partai politik peserta Pemilu 2019,” harapnya.

[Junaidi/DM]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *