Opini Sastra Terbaru

Duplikat Budaya yang Hilang


Oleh : Fauzana Ridya*

Pertunjukan mahligai mayang menyimah (9/5), Dog : Robby Ardian Putra

Rabu (9/5) Desa Dusun Tua Pelang kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu kembali merasakan budaya lama yang beberapa tahun belakangan ini telah hilang. Ritual menyimah kampung yang dilaksanakan biasanya dua tahun sekali ini di kenal sebai olat atau pesta kampung. “Ritua Menyimah Kampung ado sebolum awak ado” jelas datuk Ali Balang suku panglimo Poghang selaku tokoh adat saat diwawancarai. Datuk telah bergelut degan Ritual Menyimah Kampung sejak tahun 1947. Simah atau menyimah sendiri merupakan permohonan izin, permisi atau pengusiran terhadap mahkluk tak kasat mata.

Suvina S.Sn selaku koreografer Mahligai Mayang Menyimah menjelaskan karya ini berangkat dari kisah nyata yang terjadi di Desa Dusun Tua pelang. Upacara ritual Menyimah kampung biasanya dilakukan di rumah tinggi yang posisisnya berada di tobing atau di area tepi sungai Batang Kuntan Desa Dusun Tua Pelang. Menyimah kampung dilaksanakan beberapa tahapan, mulai dari musyawarah petinggi kampung, himbawan kampung, musyawarah kampung, betobo kampung dan ritual kampung magih makan soko sulih. Tahapan-tahapan ini dihadirkan dalam pertunjukan tari yang berdurasi lebih kurang satu setengah jam jelas koreografer muda yang akan menyelesaikan pasca sarjananya.

Mahligai mayang menyimah merupakan pertunjukan dalam rangka menyelesaikan tugas akhir Pasca Sarjana di Institut Seni Indonesia Padangpanjang. Karya akhir ini di bimbing oleh Dr. Susas Rita Loravianti S.Sn., M.Sn dan Dr. Sahrul N. S.Sn., M.Sn. Dr. Rasmida S.Sn Mhum , Dr. Yusril S.Sn M.Sn yang digantikan oleh Dr. Rafiloza S.Sn.,M.Sn dan Dr. Marta Rosa S.Sn Mhum selaku penguji karya.

Turun temurun budaya lama oleh Petua-petua dulu yang tidak ada menyebabakan budaya asli Dusun Tua Pelang menghilang. Sejak tahun 2007 sampai sekarang bahkan tidak ada lagi, namun Pertunjukan yang sangat luar yang telah dihadirkan di Dusun Tua pelang ini membuat kegiatan yang dua puluh tahun yang lalu begitu di tunggu-tungu pelaksanaannya terasa hadir kembali, ucapan terimakasih unuk ISI Padangpanjang dan mudah-mudahan anak-anak dari Desa Dusun Tua pelang akan naik jenjang dari S1 sampai seterusnya jelas Ridwan selaku Kepala Desa Dusun Tua Pelang saat ditemui selesai pertunjukan berlangsung. (Pituluik/Fauzana Ridya)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *