Ekonomi Keber Ari Gayo Terbaru

Penumpang Panik, Mesin Pesawat Wings KNO-TXE Tiba-Tiba Mati

REDELONG-LintasGAYO.co: Pesawat Wings di Bandar Udara (Bandara) Rembele dari Bandara Kuala Namu, Medan Sumatera Utara, tiba-tiba mati total saat landing, di Bandara setempat pada Kamis, 12 April 2018, sekira pukul 09.00 wib.

Salah satu penumpang dari puluhan penumpang lainnya, Kepala Bappeda Bener Meriah, Khairun Aksa SE, MM, sekilas menjelaskan, bahwa tragedi tersebut berawal dari pristiwa di Blang Jorong, pesawat sudah menurunkan ban untuk landing.

“Jadi kami sempat heran, serta semua penumpang panik. Dengan demikian, arahan dari pilot bahwa pesawat sedang emergency atau dalam keadaan darurat,” kata Khairun Aksa, saat dimintai keterangannya.

Wings Air landing perdana di Bandara Rembele. (LGco_Khalis)

Bersamaan, ketua DPRK Bener Meriah, Guntarayadi yang kebetulan berada di pesawat tersebut menjelaskan bahwa mesin tiba-tiba mati.

“Saat dicoba distarter kembali oleh pilot, mesin tidak mau hidup lagi secara berulang-ulang, selama tiga kali,” tambahnya mencoba memberikan informasi.

Dari kejadian ini ia berharap bahwa kedepannya tidak lagi ada terjadi tragedi ini, dan ia mengharapkan sekali bahwa dalam keadaan emergency ini ada mobil yang telah tersedia.

“Jadi ketika dalam keadaan ini sudah siap-siap untuk mengevakuasi para penumpang yang panik. Dan tentunya harus ikut partisipasi kita dalam membangun kesiapan yang lebih baik kedepannya,” harapnya.

Tidak hanya itu, Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE tampak juga ada di Bandara tersebut. Dia sedang menjemput ibu Bupati Hasanah Ahmadi.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli SH, S.iK, M.Si juga hadir memantau situasi tersebut.

Diantara penumpang juga ada anggota DPRK Aceh Tengah.

Amatan LintasGAYO.co, semua penumpang telah diarahkan oleh tim petugas untuk proses selanjutnya, guna untuk menjelaskan dari peristiwa tersebut.

Terpisah, kepala Unit Pelayanan Bandara Umum (UPBU) Rembele, Yan Budianto yang dihubungi sedang berada di luar daerah menyatakan belum bisa memberi keterangan atas kejadian tersebut.

“Harus dikaji dulu secara teknis baru bisa kami jelaskan,” tegas Yan Budianto sambil menyatakan pesawat tersebut memang tujuannya Bandara Rembele.

[Junaidi]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *