Inilah Gayo Keber Ari Ranto Terbaru

Berisi Petuah, ini Motivasi Wan Art Membuat Komik Berbahasa Gayo

Belakangan ini, pengguna media sosial instagram disuguhkan oleh komik-komik lucu menggunakan bahasa Gayo. Bahasa yang disajikan berisi petuah yang dikalaborasikan dengan komedi.

Tidak sebatas itu, makna pesan yang disampaikan cukup terkesan dan punya nilai budaya cukup indah. Baik budaya yang mengajak kepada kebaikan dan pelajaran. Menariknya lagi, kata-kata komedi yang terselip membuat yang membacanya tertawa.

Karya Wan Art

Jangan heran, dari hal tersebutlah, banyak orang terkesan dengan Gaya bahasa Gayo-nya itu, karena kata-kata yang ditulis cukup mampu memikat hati pembaca, sehingga tidak lupa untuk memostingnya melalui screnshoot.

Selain viral kekocakan yang dibuat dengan bahasa Gayo tersebut, bahasa dan kata-kata kreatifnya itu juga cukup membuat penasaran, hingga terkadang harus membuat orang banyak tertarik. Tidak hanya itu, apa yang disampaikan cukup menjadi inspirasi dan memotivasi pembaca, termasuk penulis sendiri.

Kata-kata yang begitu menyentuh, bermanfaat, lucu dan juga petuah yang disajikan, sering kali muncul di Instagram yang di pajang oleh putra Gayo asal Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.

Wan Art

Dialah Wan Art. Pria dengan nama aslinya Ihwan Putra, kelahiran Takengon, Februari 1984 ini adalah putra Gayo yang saat ini menetap di Medan Sumatera Utara. Dialah yang menulis petuah-petuah, komedian dan lainnya di Instagram miliknya Wan Art.

Guru di SMA dr. Wahidin Sudirohusodo Belawan, Medan Sumatera Utara ini mengaku, keunikan ide kreatifnya ini awalnya hanya iseng-iseng saja, itupun saat ada waktu luang dan tidak sedang ada kerjaan yang padat.

Disamping itu, selain merasa iseng, Wan Art ternyata ingin membuktikan bahwa orang Gayo juga mempunyai komika yang hebat dan handal yang perlu diketahui banyak orang.

“Kin bukti pelin we, bahwasa ne Urang Gayo juga ara komika, baik oya komedi atawa petuah (Untuk membuktikan saja, bahwasannya orang Gayo juga punya komika, baik komik komedi maupun nasehat),” kata Ihwan yang akrab disapa dengan Wan Art, saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Awalnya, komika ini membuat gambar komik tersebut secara klasik atau digambar dengan tangan. “Seiring berkembangnya zaman, akhirnya kita membuat gambar menggunakannya dengan teknologi,” ujarnya.

Ide kreatif yang ia tekuninya selama ini sudah berlangsung beberapa tahun. Meskipun tidak sedemikian rutin, namun kalimat dan bahasa yang telah dituliskan dan di posting di Instagram miliknya, cukup banyak dan bervariasi petuah dan komedian.

 

Karya Wan Art

Lebih dalam Wan Art menyampaikan, tujuan lain dari pembuatan komik ini, agar masyarakat Gayo tidak lupa dengan bahasa Gayo, memudahkan orang Gayo dalam mengingat pesan moral, semakin banyak yang mempelajarinya lebih dalam lagi.

Disisi lain, ia juga berharap sebagai motivasi dan melatih semangat belajar dalam mempelajari bahasa Gayo yang sebagian tidak lagi tau arti, khususnya untuk regenerasi sekarang ini.

[Junaidi/DM]

 

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *