Keber Ari Gayo Kodam Iskandar Muda Pemerintahan Sosial Budaya Terbaru

Pangdam IM : Julukan Negeri di Atas Awan, Gayo Sangat Indah


TAKENGON-LintasGAYO.co : Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Mohc Fakhruddin, S.Sos dalam kunjungan kerjanya ke Aceh Tengah, Selasa 13 Maret 2018 mengatakan bahwa daerah Gayo memilili potensi alam yang begitu indah didukung udaranya yang sejuk pula.

“Saya bangga, sampai disini terasa penuh berkah. Selutuh wilayah Aceh juga sangat baik. Telah banyak tempat yang saya lalui dalam bertugas, namun di Aceh sangat berbeda,” kata Pangdam yang baru perdana kali melakukan kunjungan ke Aceh Tengah paska dilantik menjadi Panglima Iskandar Muda sejak April 2017 lalu.

Dikatakan lagi, daerah Gayo sering ia dengar sebagai Negeri di Atas Awan. Julukan ini, kata Pangdam bukan hanya sebatas ucapan saja. “Memang begitu adanya setelah saya sampai disini, julukan Negeri di Atas Awan memang benar,” ungkap Pangdam.

Pangdam yang hadir ke Takengon bersama Ketua Persit Kodam IM dan Danrem 012/Lilawangsa, disambut oleh Bupati Aceh Tengah dan pejabat daerah lainnya menambahkan, selain punya panorama alam yang indah, Gayo juga terkenal dengan kopinya.

Pada kesempatan itu, Mayjen Fakhruddin juga meminta pamit kepada nasyarakat Aceh dan Gayo secara khusus, karena dalam waktu dekat dirinya akan berpindah tugas ke Mabes AD sebagai Asops Kasad.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar mengatakan suatu kebanggan bagi masyarakat Aceh Tengah, dapat bertemu langsung dengan Pangdam.

“Ketika upuh ulen-ulen disematkan ke pundak bapak Panglima dan ibu tadi, itu suatu pertanda penghormatan kepada pemimpin negeri yang datang bersilaturrahmi dengan kami masyarakat Aceh Tengah,” kata Shabela.

“Kemudian Panglima disambut dengan tari munalo, sebuah persembahan tari adat untuk menyambut tamu kehormatan dan para pemimpin negeri, lalu prosesi tepung tawar dalam pelaminan adat Gayo, berarti lengkap sudah bapak dan ibu menjadi warga kehormatan dataran tinggi Gayo Aceh Tengah. Karena itu, kapan saja Panglima datang ke daerah ini, pintu Pendopo dan masyarakat akan selalu terbuka menyambut kedatangan bapak dan Ibu,” demikian Shabela menimpali.

[Darmawan Masri]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *