Kemenag Aceh Terbaru

Muhammad Nasril: Menulis Tidak Mengenal Waktu dan Tempat

 

BANDA ACEH-LintasGAYO.co : Sebanyak 40 siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh mengikuti workshop jurnalistik yang diadakan oleh Kemenag Aceh melalui bidang Pendidikan Madrasah pada 22 s.d 24 Februari 2018 di Oasis Hotel, Banda Aceh.

Baca : Daud Pakeh Akan Berangkatkan Siswa Terbaik Workshop Jurnalistik ke Bengkulu

Setelah dilakukan pembukaan acara dan materi oleh Yarmen Dinamika pada hari pertama, kemudian hari kedua dilanjutkan dengan materi tentang penyusunan bahan siaran dan pemberitaan oleh Penyusun Bahan Siaran dan Pemberiataan pada Humas Kemenag Aceh, Muhammad Nasril, Lc MA.

Mengawali materinya Nasril mengungkapkan bahwa menulis jangan pernah menunggu atau menunda waktu dan tempat yang tepat.

“Kapan kamu terinspirasi, ada ide, atau melihat suatu peristiwa maka tulislah,” ujar Nasril.

Inilah kerja para jurnalis, kata Nasril lagi, mengolah bahan mentah menjadi masakan lezat yang bisa dinikmati, akan tetapi kalau salah olah, juga bahaya, bisa menjadi fitnah atau berita hoax.

Ketika melakukan wawancara, kata Nastil lagi, hal pertama yang perlu disiapkan adalah alat-alat wawancara seperti recorder, boleh juga menggunakan handphone dan juga daftar pertanyaan yang disesuaikan dengan tulisan yang akan buat.

“Ketika melakukan wawancara dengan narasumber, jangan mainstream dan menjudge, juga tidak menginterogasi. Karena kita bukan penyidik, jangan membuat tersinggung narasumber, sehingga informasi yang kita dapat bisa maksimal,” jelas Nasril.

Pada sesi ini, Nasril tidak hanya menyampaikan materi tapi juga mengarahkan para peserta workshop untuk melakukan wawancara secara berpasangan. [Saiful/ZR]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *