Keber Ari Ranto Terbaru

Ombudsman Aceh : KIP Bireuen Sebaiknya Membuka Diri

BIREUEN-LintasGAYO.co : Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr. Taqwaddin, SH, SE, MS, terkait adanya protes dari peserta yang mengikuti tes Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) meminta kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen untuk membuka diri terhadap pertayaan bagi peserta yang ingin mengetahui hasil nilai tes tulis.

Demikian hal tersebut disampaikan kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Taqwaddin menjawab media ini, Kamis (15/1/2018). “Saya usulkan agar panitia seleksi menyimpan dengan rapi semua berkas ujian tersebut dan membuka diri terhadap pertanyaan bagi hanya peserta yang ingin tahu nilainya,” katanya.

Menurut Taqwaddin dalam tes PPK ini tentu panitia seleksi punya pertimbangan tersendiri yang bisa berdampak psikologis jika semua nilai ditampilkan secara vulgar. Okelah bagi mereka yg bernilai bagus atau cukup mungkin tak jadi masalah, tapi bagaimana bagi peserta yang nilainya rendah sekali.

“Ini tentu akan menjadi beban mereka karena kompetensi akademik mereka akan diketahui bahkan diingat orang sepanjang masa,” jelas Taqwaddin.

Namun demikian dirinya  mengusulkan agar panitia seleksi menyimpan dengan rapi semua berkas ujian tersebut dan membuka diri terhadap pertanyaan bagi hanya peserta yang ingin tahu nilainya.

Sebagaimana diberitakan sebelum proses seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dilaksanakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Bireuen menimbulkan protes dari peserta seleksi mereka protes lantaran berdasarkan pengumuman hasil tes tulis KIP Bireuen tidak mempublis hasil nilai yang didapatkan peserta tes. Selain itu Kemarahan peserta tes semakin memucak lantaran KIP Bireuen dari nama-nama yang diumumkan lulus tes tulis berasal dari kolega atau pun kenalan dekat dari anggota Komisioner KIP Bireuen.

Sementara itu sembelumnya, menyikapi kritikan ini komisioner KIP Bireuen Divisi SDM sekaligus panitia dalam penerimaan anggota PPK dan PPS Agusni SP saat dimintai tanggapan oleh media ini mengatakan memang tidak ada aturan dan mekanisme untuk mempublis nilai tes tertulis.

“Tidak ada dalam aturan maupun mekanisme untuk mempublis nilai tes tertulis,” kata Agusni

Saat ditanya kebanyakan yang lulus PPK berasal dari Keluarga maupun kolega dekat Komisioner anggota KIP Bireuen. Agusni berkilah bahwa pihaknya dalam menentukan kelulusan berdasarkan hasil yang didapat dari nilai tes tertulis. “Kami meluluskan berdasarkan hasil nilai tes tertulis,” pungkas Agusni.

[Fajri Bugak]

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *