Burni Telong Punya 11 Spesies Burung Endemik Sumatera

oleh
Burung Luntur Gunung Sumatera (Foto Agus Nurza)
Burung Luntur Gunung Sumatera (Foto Agus Nurza)

REDELONG-LintasGAYO.co : Potensi Burni Telong, Kabupaten Bener Meriah menyimpan sejuta kekayaan alam, terkhusus dari flora dan faunanya. Disana hidup 11 spesies burung endemik Sumatera.

Demikian disampaikan peneliti satwa Burni Telong yang juga menjabat Kasi Promosi Wisata pada Dinas Pariwisata Bener Meriah drh. Agus Nurza Zulkarnain, M.Si, saat Konferensi Peneliti dan Pengamat Burung Indonesia (KKPBI) ke-4, di Auditorium Universitas Negeri Semarang.

Zulkarnain yang menjadi satu-satunya pemakalah dari Aceh menyampaikan, saat ini sudah 11 spesies burung endemik Sumatera yang tercatat hidup di Burni Telong.

Agus Nurza

“Ke-11 spesies itu diantaranya jenis burung Puyuh-bukit Roll, Puyuh-gonggong Sumatera, Kuau-kerdil Sumatera, Celepuk Raja, Paruh-kodok Kepala-pucat, Luntur Sumatera, Brinji Gunung, Ciungbatu Sumatera, Berencet Dada-karat, Srigunting Sumatera, Tangkar-uli Sumatera,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, Burni Telong merupakan salah satu destinasi wisata alam favorit di Aceh, khususnya bagi pecinta alam. Objek wisata ini memiliki keindahan alam yang sangat menarik berupa hamparan perkebunan kopi, hutan belantara serta pesona bunga edelweis dan kantong semar yang unik juga dikenal sebagai salah satu jenis bunga langka. “Gunung Burni Telong juga menjadi incaran bagi pendaki dari luar kota, namun masih sangat sedikit dikunjungi oleh wisatwan mancanegara,” katanya.

Dikatakan lagi, hasil penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi obyek wisata secara ilmiah dan hasilnya diharapkan dapat menjadi salah satu objek ekowisata yang dapat bermanfaat bagi masyarakat lokal melalui pemberdayaan masyarakat sebagai pengelola wisata.

“Obyek wisata ini akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan khususnya wisatawan mancanegara. Salah satu target pasar utamanya adalah wisatawan mancanegara dari Eropa,” tandasnya.

[Darmawan Masri]

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *