Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Shabela : Kami Bukan Raja, Bukan Pula Administrator Bagi Masyarakat, Tapi…!

Shabela : Kami Bukan Raja, Bukan Pula Administrator Bagi Masyarakat, Tapi…!


TAKENGON-LintasGAYO.co : Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah periode 2017-2022, Shabela Abubakar-Firdaus, saat menyampaikan sambutan perdananya usai dilantik oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Kamis 28 Desember 2018 di GOS Takengon menyampaikan beberapa hal terkait kepemimpinannya selama 5 tahun ke depan.

Shabela Abubakar yang menyampaikan sambutannya mengatakan paska pengucapan sumpah pada hari ini merupakan titik awal bagi dirinya dan Wakil Bupati untuk mengemban amanah rakyat selama 5 tahun ke depan.

“Visi pembangunan kami, mewujudkan masyarakat yang damai, sehat, cerdas, religius dan bermartabat menuju aceh tengah yang adil dan sejahtera. Kemudian didukung dengan 8 misi pembangunan yang insya allah akan kami laksanakan,” katanya.

“Visi dan misi pembangunan ini, kami yakini merupakan harapan masyarakat aceh tengah, walaupun pada hakikatnya merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah. Namun, demi harapan masyarakat KAabupaten Aceh Tengah, dengan segala kerendahan hati, kami senantiasa menempatkan diri dalam kebersamaan masyarakat kabupaten aceh tengah, merangkul segenab unsur yang ada di daerah ini, untuk tetap bersama-sama membangun dan memajukan daerah yang kita banggakan ini,” timpalnya.

Disampaikan, proses demokrasi yang jujur, adil melalui pilkada 2017 lalu, rakyat Aceh Tengah telah menaruh amanah untuk memimpin Aceh Tengah.

“Untuk itu, kami harapkan pada segenap masyarakat Aceh Tengah, khususnya kepada saudara-sudara kami yang ikut berpartisipasi pada pilkada 2017 lalu, kita bersama-sama, dengan menyokong tekad kami, mendo’akan kami dalam memberi manfaat, membawa kemajuan dan meningkatan kesejahteraan bagi masyarakat kabupaten Aceh Tengah,” ungkap Shabela.

Dilanjutkan lagi, bahwa jabatan Bupati dan Wakil Buoati bukanlah raja, bukan pula sekedar administrator bagi rakyat, bukan sekedar penyedia jasa bagi warga yang jadi konsumen.

“Akan tetapi kami bertekad untuk bisa melakukan lebih dari itu. Kami ingin bisa bekerja bersama, berkolaborasi dengan warga sebagai perancang dan pelaku pembangunan. Dalam pepatah Gayo dikatakan “alang tulung beret bebantu” kiasan ini bermakna hubungan yang erat antar komponen masyarakat. saling setia dan saling mendukung satu sama lain. inilah aceh tengah yang akan kita bangun bersama-sama lima tahun ke depan,” tandas Shabela Abubakar.

 

[Wein Mutuah]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top