Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Banyak Persoalan Daerah Butuh Perhatian Provinsi, Shafda Sampaikan 5 Harapan ke Gubernur Aceh

Banyak Persoalan Daerah Butuh Perhatian Provinsi, Shafda Sampaikan 5 Harapan ke Gubernur Aceh


 

TAKENGON-LintasGAYO.co : Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar-Firdaus usai dilantik menjadi pemimpin Aceh Tengah masa kerja 2017-2022 saat menyampaikan sambutannya mengaharapkan agar Pemerintahan Aceh memperhatikan wilayah ini.

Shabela Abubakar dalam sambutannya menyadari, banyak persoalan yang membutuhkan perhatian dari Gubernur dan jajaran untuk mendukung cita-cita kemajuan dan kesejahteraan yang diidamkan oleh masyarakat Aceh Tengah.

“Untuk kami akan menyampaikan 5 hal yang kami harapkan perhatian dari Gubernur,” kata Shabela, Kamis 28 Desember 2018.

Dikatakan, Pemkab Aceh Tengah dimasa kepemimpinannya mengharapkan dukungan dalam pembenahan infrastruktur jalan antar kabupaten yang menghubungkan wilayah tengah dengan wilayah pesisir Aceh.

“Terutama jalan Takengon-Bireuen. Kita yakini, semakin baik infrastruktur jalan ini akan sangat berdampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah tengah Aceh. Infrastruktur jalan yang baik juga akan berdampak pada meningkatnya intensitas interaksi sosial, membuka sekat kesenjangan pembangunan dan sesuai namanya, aceh tengah, sudah seharusnya benar-benar menjadi sentra bukan sebaliknya seperti pinggir yang sulit dijangkau,” kata Shabela.

Kedua, Shabela meminta pertimbangan Gubernur, agar tanah hak pakai nomor satu seluas 122 hektar di kawasan Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, dilokasi tersebut saat ini sudah dibangun beberapa perkantoran, arena pacuan kuda, rumah sakit dan kampus Universitas Gajah putih, tapi dibeberapa titik lokasi juga sudah ada warga yang memanfaatkan tanah tersebut, bahkan mendirikan bangunan permanen. Untuk itu, agar sudi kiranya diatur peruntukkannya dan dialihkan status kepemilikan menjadi tanah milik pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

“Harapan kami ketiga, aset provinsi seluas 58 hektar kebun kopi di wilayah Burni Bius, Kecamatan Silihnara, menurut kami pemanfaatannya belum optimal. Mohon izin dan dukungan Gubernur agar lahan ini, dapat kami kelola untuk dikembangkan menjadi lokasi agrowisata dan balai penelitian kopi. Jika memungkinkan, kami sangat berkeinginan lokasi tersebut dikembangkan menjadi agro techno park di bidang pertanian,” harap Shabela.

Baca : 4 Fokus Program Pemerintah Aceh ke Aceh Tengah Tahun 2018

Dilanjutkan, guna mendukung pelayanan kesehatan yang merata dan representatif, sangat diharapkan mendapat dukungan Gubernur terkait penyelesaian lanjutan pembangunan rumah sakit regional wilayah tengah.

“Terakhir, mohon dukungan bapak gubernur dalam pengembangan infrastruktur dan menghadirkan lebih banyak event pariwisata tingkat provinsi maupun nasional di daerah ini. Masih banyak infrastruktur pariwisata yang perlu mendapat pembenahan, untuk itu secara bertahap kami akan berupaya memajukan pariwisata Aceh Tengah,” tandas Shabela.

[Wein Mutuah]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top