Sastra Terbaru

[Puisi Mengenang Mahmud Ibrahim] Pulang

PULANG

Oleh : LK Ara

Untuk Dr. Tgk. H. Mahmud Ibrahim, MA

Disuatu siang yàng sejuk
Aku tertunduk
Àngin dari kota dingin itu
Berbisik ketelingaku
Ada berita duka
Seorang pengawal umat
Telah pergi
Pulang

Aku hampir tak percaya
Senyumnya masih terbayang
Kopiah hitamnya masih
Melekat dikepala
Khutbah dari masjid ke masjid
Dakwah selalu menggetar hati

Àngin dari negeri dingin itu
Menyelinap ke liang telinga hamba
Mengabarkan mengawàl umat
Telah wafat

Wahai sahabat dan guruku
Aku masih ingat
Ketika bersama mengembara
Guru selalu memberi senyum
Ketika hati pedih
Mengucap bismillah ketika melàngkah

Sahabat dan guruku
Di usia tua kita pernàh bertemu
Disebuah masjid kecil
Kusampaikàn beberapa buku
Lalu guru mulai berdakwah
Menggugah hati umat
Agar selalu ingat pada Nya
Tapi tiba tiba guru menitikkan air mata
Dan berkata, aku selalu menangis
Ketika seorang sahàbat menghadiahkan
Buku untukku
Itulah pertemuàn kita akhir kali
Lalu aku mengembara lagi

Perjàlananmu guru
Sudah terhenti
Guru telah pulang
Tapi aku merasàkan pesanmu
Selalu datang
Ke relung hati kami

Dalam perjàlananmu pulang guru
Kami melihat langit malam
Di penuhi bintang
Bercahaya àmàtlàh terang
Pertànda jalanmu akàn lapang
Màlaikat beriring menemanimu
Dan kami menadahkan tangan
Berdoa untukmu
Hingga kakimu tiba di istàna yàng agung
Pemilik langit dan bumi
Yàng Agung

Jakarta, 23 des 2017

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *