Free songs
Home / Keber Ari Ranto / Ekonomi / Penjual Ranup Mengais Rizki di Arena MTQ

Penjual Ranup Mengais Rizki di Arena MTQ


IDI-LintasGAYO.co : Penjual ranup terlihat ramai di sekitar arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Aceh yang diadakan di Kabupaten Aceh Timur, (Rabu, 21/11/2017). Ranup dalam Bahasa Aceh berarti sirih. Dijual sudah siap saji, berbentuk kerucut dalam plastik kecil, dihargai Rp.2.000,- per buahnya.

Di Aceh, mengunyah ranup merupakan bagian dari keseharian seperti mengunyah permen mint, karena dipercaya membawa manfaat untuk kesehatan.

Muzakkir (37), salah seorang penjual ranup yang berasal dari Desa Lhok Nibong-Aceh Timur, mengaku pada ajang MTQ ini mengantongi Rp. 300.000,- per harinya. Lain halnya Sulaiman (35) dan beberapa penjual ranup lainnya yang bisa meraup keuntungan sekitar Rp. 500.000-1.000.000,- per harinya.

Menurut Muzakkir hal ini dikarenakan kakinya yang mengalami infeksi sejak 15 tahun yang silam, sehingga langkahnya tidak segesit para penjual yang lain. Ditambah lagi arena MTQ terpencar di sembilan lokasi, yaitu di Lapangan Upacara Pemkab Aceh Timur yang merupakan arena utama; Mesjid Baitul Manan-Gampong Aceh; Mesjid Agung Darush Shalihin; Aula Setdakab Aceh Timur; Gedung Idi Sport Centre (ISC); Lapangan di samping Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Aceh Timur; Aula Gedung Dinas Kesehatan Aceh Timur; Gedung SKB Idi; serta Aula DPRK Aceh Timur.

Jarak antara arena satu dengan yang lainnya tidak saling berdekatan. “Tapi saya tetap bersyukur atas apa yang saya peroleh, tidak perlu iri hati, yang penting rezeki yang saya bawa pulang kerumah halal”, ungkap Muzakkir berlapang dada.

Selain ranup, Muzakkir dan para penjual lainnya juga menjual air mineral, kacang goreng dan telur puyuh yang sudah direbus.

(Yy)

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top