Free songs
Home / Jurnalis Warga / KMM Fasilitasi Musrenbang Perempuan di Pondok Gajah

KMM Fasilitasi Musrenbang Perempuan di Pondok Gajah



REDELONG-LintasGAYO.co : Desa Pondok Gajah Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah, adakan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) perempuan di Meunasah setempat, Jum’at (17/11/2017).

Musrenbang tersebut difasilitasi oleh Kader Morum Mufakat (KMM), membahas tentang perencanaan dan pembangunan kampung Pondok Gajah.

Kegiatan ini bertujuan menampung aspirasi perempuan agar dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Kampung (RKPK) tahun 2018 mendatang.

“Ini pertama kalinya kampung kami melakukan Musrenbang perempuan. Sebagai wujud pasrtipasi dalam pembangunan. Meski kami tau tidak semua usulan akan dimasukkan ke dalam RKPK, akan tetapi setidaknya kami diberikan ruang untuk memetakan persolaan kampung, dan terlibat dalam perencanaan untuk mewujudkan pembangunan kampung yang inklusif”. ungkap salah seorang anggota KMM Ainal Mardhiah usai memfasilitasi kegiatan ini.

Reilawati, SH selaku aktivis perempuan turut mendampingi Musrenbang tersebut, menyatakan pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa.

“Perempuan sama posisinya dengan laki-laki dalam konteks pembangunan desa, jadi sangat penting perempuan untuk terlibat dan berpartisipasi penuh dalam perencanaan pembangunan kampung,” papar perempuan yang berprofesi sebagai pengacara di Bener Meriah.

Dirinya menambahkan, diakui selama ini ada anggapan bahwa kualitas perempuan dalam pembangunan masih sangat rendah, yang menyebabkan perempuan tertinggal dalam banyak hal. Maka untuk mengatasinya diperlukan upaya dan strategi mengintegrasikan gender ke dalam arus pembangunan dengan cara menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan, bukan sekedar objek. Maka melalui melalui musrenbang ini menjadi wadah untuk perempuan terlibat dalam pembangunan.

Adapun usulan perempuan dari hasil musyawarah tersebut meliputi isu kesehatan, pendidikan dan pembedayaan masyarakat.

Beberapa diantaranya adalah bantuan untuk keluarga kurang mampu, biaya anak putus sekolah, gizi balita, kesehatan ibu hamil, pelatihan menjahit serta insentif bagi petugas registrasi kampung (PRK).

Kegiatan Musrenbang ini turut dihadiri oleh Istiqamah selaku distrik fasilitator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, KMM, jurnalis warga, aparatur desa Pondok Gajah, kelompok perempuan dari unsur Posyandu, PKK, BKB, dan warga lainnya.[Hayatun Nufus,Nurma]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top