Free songs
Home / Buku / Alumni Nurul Islam Blang Rakal Terjemahkan Cerita Bahasa Arab

Alumni Nurul Islam Blang Rakal Terjemahkan Cerita Bahasa Arab


Berawal dari tugas kuliah menjadi sebuah karya, mungkin kalimat tersebut yang tepat kata Naya Naseha seorang Mahasiswi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan juga alumni  Pondok Pesantren Nurul Islam Blang Rakal Bener Meriah dalam menghasilkan karya. Karya tersebut tertuang dalam bentuk buku serial cerita anak yang ia terjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia, tugas menerjemahkan seperti makanan sehari-hari sebagai mahasiswa Jurusan Tarjamah, khususnya mengalihkan bahasa Arab ke bahasa Indonesia kata Naya Naseha.

Cerita dongeng yang diterjemahkan berjudul Jabal al-Ajaib yang diterjemahkan ke dalam bahasa  Indonesia “Gunung Ajaib,” bercerita tentang tiga gadis bersaudara yang ingin mendapatkan suami sesuai dengan kriteria masing-masing. Saudaranya yang bungsu ingin mendapatkan suami seorang raja dan kedua kakaknya ingin menikah dengan seorang koki dan pembuat kue di Istana, tapi apa yang terjadi selanjutnya hanya ada rasa iri dan benci dari kedua kakaknya karena si bungsu mendapatkan suami  seorang raja dan melahirkan anak kembar sehingga mereka pun  merencakan rencana jahat kepada saudaranya  itu. Kemudian apa hubungannya dengan gunung ajaib, para pembaca budiman pastikan membaca buku serial cerita anak ini.

Cerita tentang gunung ajaib dalam bentuk serial ini mempunyai makna yang sangat religi, ada satu ungkapan yang menggugah hati ketika saya membaca cerita ini yaitu pesan/nasihat dari seorang kakek tua kepada seorang anak muda “Anakku, serakah merupakan suatu perbuatan yang tidak baik, jauhilah sifat itu. Ketahuilah juga bahwa iri merupakan aib yang besar. Tinggalkanlah teman yang melakukan kejahatan maupun merencakan kejahatan setiap saat.”

Jabalul Ajaib karya Dr. Nudzman Luqan yang diterbitkan oleh Daarul Maarif, Mesir. Diterjemahkan oleh Naya Naseha dengan judul “Gunung Ajaib” diterbitkan pada Desember 2016 oleh PUSMABIT Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Buku ini merupakan karya dari Naya Naseha dan karya merupakan harga yang mahal dari seorang mahasiswa, apalagi karya itu bermula dari tugas kuliah sehingga bisa menghasilkan sebuah buku. Semoga buku ini bermanfaat bagi kita semua dan khususnya bagi anak-anak yang gemar membaca cerita dan tentunya bagi Naya Naseha sendiri. “Ketika sebuah karya selesai ditulis, maka pengarang tak mati. Ia baru saja memperpanjang umurnya.” Sebuah kutipan yang tak asing bagi seseorang yang bergelut dalam dunia kepenulisan.

Biografi Singkat Naya Naseha

Naya Naseha lahir di Nosar Tawar Jaya tepat pada 30 Juli 1994, anak pertama dari Amitsah dan Kamilah. Pendidikan Dasar di MIN Bener Kelipah 2001-2007, MTs dan MA di Pondok Pesantren Nurul Islam Blang Rakal Bener Meriah. Perguruan Tinggi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Tarjamah. Kesibukannya selain kuliah adalah berorganisasidi HMJ Tarjamah menjabat sebagai Sekretaris Departemen Lingkungan dan Ilmu Kreatif (2015) dan mengikuti kursus kaligrafi di LEMKA Ciputat selama setahun.

Naya Naseha juga pernah menjuarai lomba karya tulis kategori “Opini” tentang pemuda Indonesia pada acara Olimpiade Tarjamah, hobi menulis, membaca, menonton, travelling dan storytelling. Sekarang ia masih merantau di Ibu Kota Jakarta sembari mengenyam pendidikan dan ia juga mengabdikan ilmunya di Yayasan Rumah Pendidikan Ar-Raudhah sebagai guru. Walaupun merantau ia masih tetap gadis Gayo dari desa kecil nan sejuk Nosar Tawar Jaya.

[Husaini Algayoni]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top