Free songs
Home / Kampungku / Perdamaian Salah Besemah Luke Besalin dilaksanakan di Kampung Asir Asir Takengon

Perdamaian Salah Besemah Luke Besalin dilaksanakan di Kampung Asir Asir Takengon


TAKENGON-LintasGAYO.co : Sebuah prosesi adat perdamaian antar dua orang/kelompok yang terlibat perkelahian dilaksanakan di Kampung Asir Asir Sabtu, 11 November 2017.

Dua kelompok yang terlibat perkelahian yang mengakibatkankan luka/tumpahnya darah adalah antara club Peusangen Junior Kecamatan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah dengan club SMP 4 Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.

Kejadian bermula ketika kedua club bertanding sepak bola di lapangan Ujung Bur Kampung Asir Asir pada Rabu 8 November 2017 dalam rangka perebutan piala Arias Cup.

Menurut Reje/Kepala Kampung Asir Asir Pera Aman Rina pertandingan telah memasuki putaran kedua. Mungkin karena faktor itulah sehingga para pemain agak serius sehingga terjadi petentangan fisik yang mengakibatkan terjadinya perkelahian antar kedua club.

Terkait dengan hal tersebut, lanjut Ampera Aman Rina setelah melalui musyawarah disepakati dilaksanakan acara adat Gayo berupa perdamian antar kedua club.

“Acara perdamian dilangsungkan dihadiri oleh anggota, sporter, menejer juga pimpinan masing-masing club bertempat di rumah Zainuddin dengan jamuan makan bersama serta prosesi adat berupa “Salah Bersemah, Luke Besalin”.

Prosesi perdamian berlangsung hikmat dengan “tepung tawar bengi” diiringi dengan lantunan shalawat nabi sembari saling bersalam-salaman dan memohon maaf antar kedua belah pihak.

Adat yang sudah langka namun masih dipertahankan di Kampung Asir Asir ini dipengantari oleh Budayawan Salman Yoga S yang turut dihadiri oleh Camat Lut Tawar Agus Kasim,SH, Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Abdul Muthalib, S.Pd, Kepala Sekolah dan beberapa guru SMP 4 Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah, praktisi hukum dan dosen STIHMAT Amirsyam SH,MH, Tgk. Kadri, mantan Mukim Kecamatan Lut Tawar Tgk. Yahya Arias serta segenap unsur sarakopat Kampung Asir Asir.

Ampera berharap setelah acara perdamian secara adat ini kedua club dapat saling memaafkan, bahkan menjadi saudara. Karena acara adat seperti ini juga sebagai bentuk sportifitas dan bentuk jiwa besarnya para pemuda (bebujang) Gayo dalam bertanding. [Zuhra Ruhmi]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top