Free songs
Home / Features / Keindahan Waeh Terjun Jamur Kule Sembuang yang Belum Tergarap

Keindahan Waeh Terjun Jamur Kule Sembuang yang Belum Tergarap


Oleh : Ismail Baihaqi*

Pedalaman Gayo, Lokop Serbejadi, Kabupaten Aceh Timur, menyimpan sejuta keindahan. Alam yang asri dan panorama memanjakan mata seakan tak habis di daerah ini. Maklum, daerah ini sebagian besarnya masih belum terjamah oleh pola tingkah laku manusia yang merusak.

Salah satu keindahan alam yang terliat masih asri itu adalah Waeh Terjun Jamur Kule, yang terletak di Kampung Sembuang, Kecamatan Lokop Serbejadi, Kabupaten Aceh Timur.

Meski belum tergarap secara baik, namun air terjun ini menambah sederetan tempat wisata alam di pedalaman Lokop Serbejadi, dimana sebelumnya air terjun Arul Serule sudah dibuka untuk di wisatawan.

Dari catatan penulis, nama Waeh Terjun Jamu Kule memiliki cerita tersendiri. Di zaman penjajah Belanda masuk, banyak urang Gayo yang meninggalkan Gayo Lues dan beralih ke pedalaman hutan. Saat itu, di lokasi air terjun saat ini ada orang yang membuat gubuk (Gayo : Jamur) dan kemudian orang itu diterkam Harimau. Jadilah tempat itu dikenal dengan Waeh Terjun Jamur Kule.

Cerita dari Gecik Sembuang, Sabirin Amin, beberapa waktu lalu lokasi air turjun ini masih jarang diketahui orang. Baru-baru ini, pihaknya juga telah melakukan survey ke objek tersebut.

“Kami berencana membuka lokasi ini sebagai tempat wisata baru, agar bisa menjadi alternatif perekonomian masyarakat disini,” kata Sabirin Amin.

Dikatakan, lokasi dari Kampung Sembuang menuju Waeh Terjun Jamur Kule juga tak terlalu jauh. Hanya membutuhkan waktu berjalan kaki sekira 30 menit dengan jarak tempuh 6 Km.

“Belum ada jalan khusus menuju kesana, hanya ada jalan setapak,” ungkap Sabirin.

Kenapa air terjun ini menarik. Sabirin melanjutkan bahwa, air terjun ini memiliki 3 tingkatan, dengan ketinggian 75 meter dan lebar 10 meter.

“Tingkat pertama tingginya sekitar 30 meter, tingkat kedua 25 meter dan tingkat tiga mencapai 20 meter dan di setiap tingkatan terdapat  hamparan pasir dan bebatuan yang memungkinkan para wisatawan untuk melakukan relaksasi dibawah jatuhnya air. Di sisi kiri kanannya juga terdapat hutan perawan nan asri,” terangnya.

Ia pun berharap, pihak terkait bisa membuka kawasan ini dengan pembangunan infrastruktur yang memadai. Tapi tentu dengan catatan tidak merusak alamnya.

“Jika kita perhatian kawasan Lokop banyak tempat wisata alam, namin tidak ada satupun objek yang dibina oleh Pemerintah,” harapnya.

Seperti diketahui, daerah Sembuang juga memiliki catatan sejarah kepahlawanan yang luar biasa. Dari daerahbini muncul pejuang yang bernama Inen Mayak Teri yang ditakuti Belanda. [DM]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top