Free songs
Home / Keber Ari Ranto / Ekonomi / Kopi Gayo Dipamerkan pada SIAMAP di Tunisia

Kopi Gayo Dipamerkan pada SIAMAP di Tunisia


TUNISIA-LintasGAYO.co : International de l‘Agriculture, du Machinisme Agricole et de la Pêche (SIAMAP) yang pada 31 Oktober s.d 5 November 2017 merupakan salah satu pameran internasional terbesar di Tunisia.

Indonesia merupakan salah satu dari 36 negara yang ikut berpartisipasi dalam kegitan ini. Selain Indonesia, Turki, Libya, Prancis, Jerman, India, Ceko, dan Pantai Gading juga turut membuka stand.

Tahun ini KBRI menggandeng salah satu perusahaan kopi asal Aceh untuk menampilkan produk kopi Aceh dalam SIAMAP 2017. Secara spesifik, tahun ini Indonesia fokus memperkenalkan kopi arabika Gayo kepada dunia.

Ali Muamar Beserta Pengunjung Stand (Ist)

Ali Muammar, salah seorang putra Gayo Lues, turut ikut mewakili Indonesia dalam pameran ini.

Menurutnya, SIAMAP 2017 sangat membantu sebagai ajang perkenalan kopi Gayo di pasar internasional.

Pengunjung yang mencicipi kopi arabika Indonesia tampak sangat antusias. Kebanyakan pengunjung menyampaikan bahwa aroma kopi yang disajikan sangat harum dan rasanya sangat enak.

Berdasarkan pengamatannya, Muammar menyampaikan bahwa masyarakat Tunisia lebih suka kopi yang bold serta strong (tebal dan kuat) aromanya dibandingkan masyarakat Indonesia yang pada umumnya lebih menyukai rasa kopi medium.

Kopi yang disajikan dalam SIAMAP 2017 ini merupakan asli kopi Gayo arabica kualitas 1, sehingga jika harganya lebih mahal dibandingkan dengan harga kopi yang beredar di pasar Tunisia. Namun, mengingat kualitas kopi Indonesia yang memang superior, banyak buyer yang tertarik untuk menjalin transaksi.

“Bahkan ada beberapa buyer yang memilih untuk membeli kopi Indonesia yang kualitasnya lebih rendah karena jika dibandingkan dengan kopi asal negara lain, kopi Indonesia kualitas rendah pun masih lebih baik,” ungkap Ali Muamar.

“Masalah harga kopi kita saat ini masih sedikit mahal dari pada kopi daerah lain dikarenakan kita menjual kualitas yang sangat bagus, ada beberapa buyer dari Libiya, Qatar, Dubai yang meminta kopi Gayo. Mereka meminta kulitas yang paling rendah dikarnakan kualiatas yang paling rendah di Gayo sudah dikatakan kopi yang sangat bagus di sini,” tambah Ali lagi

Di Benua Eropa, harga kopi berkisar antara  5.600 USD/ton- 6.200 USD/ton sampai dibelawan,  biasanya para buyer membeli paling sedikit 5 kontener =100 ton kopi/bulan sekali pengiriman.

“Dengan melihat banyaknya peminat pasar diluar negeri maka sangat disayangkan jika tidak serius memulai kopi didaerah kita khususnya Gayo Lues,” kata Ali.

Harapan Ali Muammar petani serta pemerintah serius membudidayakan kopi sehingga bisa memenuhi pangsa pasar diluar negeri dan menstabilkan harga untuk para petani.

Selain pameran stand, acara ini juga disertai dengan pertemuan khusus dengan para petinggi tunisia dan negara lain untuk mempresentasikan kualitas serta pangsa pasar kopi.

Banyak yang bisa dilakukan untuk menyejahterakan perani kopi, salah satunya dengan cara lebih serius meningkatkan kualitas kopi sebelum dan sesudah panen, demikian Ali, [Ismail/ZR]

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top