Free songs
Home / Keber Ari Gayo / Ekonomi / Ketua Perhiptani Aceh Buka Lomba Asah Trampil Petani se-Aceh Tengah

Ketua Perhiptani Aceh Buka Lomba Asah Trampil Petani se-Aceh Tengah


Laporan : Fathan Muhammad Taufiq

UNTUK menguji dan mengevaluasi kemampuan para petani di dataran tinggi Gayo Aceh Tengah dalam mengakses dan menguasai informasi pertanian, hari ini Selasa (10/10/2017), Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah menggelar Lomba Asah Trampil Petani tingkat kabupaten tahun 2017.

Lomba asah trampil yang diikuti 14 (empat belas) regu yang mewakili seluruh kecamatan yang ada di kabupaten ini, dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tengah yang juga Ketua Perhiptani Aceh, Ir. H. Nasaruddin, MM.

Kepala Dinas Pertanian, drh. Rahmandi, M Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba asah trampil petani ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Hanya bedanya, kalau sebelumnya kegiatan ini merupakan agenda dari Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, namun dengan perubahan struktur organisasi SKPK, mulai tahun ini lomba asah trampil petani ini menjadi bagian dari kegiatan pada Dinas Pertanian.

Lebih lanjut Rahmandi mengungkapkan bahwa lomba asah tarampil (LAT) petani tingkat kabupaten ini merupakan kelanjutan dari lomba asah trampil tingkat kecamatan yang sudah digelar oleh masing-masing Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) pada bulan Juli 20117 yang lalu.

Namun Rahmandi juga menyampaikan rasa prihatinnya, bahwa dalam beberapa tahun pelaksanaan lomba asah trampil ini, belum pernah sekalipun pemenang lomba di tingkat kabupaten Aceh Tengah yang mampu menjadi juara dalam lomba asah trampil di tingkat provinsi Aceh.

“Salah satu yang menjadi keprihatinan kami, sudah beberapa tahun kita melaksanakan lomba asah trampil ini, namun belum pernah sekalipun duta petani kita yang mampu meraih gelar juara di tingkat provinsi, ini menjadi cambuk sekaligus bahan introspeksi bagi kita semua untuk bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan lomba, sehingga mampu menghasilkan duta petani Gayo yang mampu ‘berbicara’ di tingkat provinsi bahkan di tingkat nasional,” ungkap Rahmandi dihadapan Bupati, anggota DPRK, pengurus KTNA, para Camat dan lebih dari seratus undangan dan peserta lomba.

Selanjutnya Rahmandi juga menyampaikan bahwa lomba asah trampil ini merupakan sebuah kompetisi, untuk itu dia berpesan kepada peserta untuk dapat berkompetisi secara sehat, sportif dan fair.

“Gelar juara itu memang penting dalam setiap perlombaan, namun sportifitas dan kejujuran itulah sejatinya kemenangan yang hakiki”, pungkasnya.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM dalam sambutannya berpesan kepada seluruh jajaran petani dan penyuluh, agar terus meningkatkan kualitas produk pertanian. Disamping itu, kedepan petani Gayo harus mengasai pasar komoditi pertanian dan menjadi bagian dari tata niaga hasil pertanian, karena hanya dengan menguasai pasar, kehidupan petani akan makin sejahtera.

“Dari aspek produksi, kita sudah cukup baik, namun selama ini petani masih ‘kalah’ dalam hal pemasaran hasil pertanian, sehingga keuntungan terbesar dari tata niaga hasil pertanian justru dinikmati oleh para pelaku usaha, kedepan kita berharap petanilah yang mendapatkan ‘value’ terbesar dari kegiatan usaha tani ini”, ungkap Nasaruddin.

Lebih lanjut Pak Nas, panggilan akrab Nasaruddin juga menyampaikan bahwa kita memiliki potensi lahan yang sangat subur, jika dikelola dengan baik tentu akan menjadi peluang untuk mensejahterakan masyarakat,

“Dibandingkan dengan daerah lain seperti di Nusa Tenggara Barat, kesuburan tanah di daerah kita sangat luar biasa, kalau mereka dengan keterbatasan sumberdaya alam saja, mereka bisa bertahan dengan hasil pertanian mereka, mengapa kita yang dikarunaiai ytanah yang subur tidak memanfaatkannya secara opimal untuk meraih kesejahteraan keluarga dan masyarakat”, lanjutnya.

Di akhir sambutannya, beliau juga mengungkapkan, semakin maju dan makmur kehidupan masyarakat, pola konsumsinya juga akan bergeser, dari banyak mengkonsumsi karbohidrat menjadi lebih banyak mengkonsumsi vitamin dan mineral dan vitamin yang berasal dari buah-buahan dan sayur-sayuran.

“Pergeseran pola konsumsi dari karbohidrat ke vitamin dan mineral, juga menjadi peluang bagi kita untuk menguasai pasar buah dan sayuran, karena kita punya potensi pengembangan komoditi buah dan sayuran yang luar biasa”, sambung Ketua Perhiptani Aceh ini.

Selain dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah, pembukaan lomba asah trampil petani ini juga turut dihadiri oleh beberapa anggota DPRK, Ketua KTNA, para Camat, seluruh Kepala BPP dan jajaran penyuluh pertaniannya serta ratusan petani dan pengurus kelompok tani dari seluruh wilayah kabupaten Aceh Tengah.

Lomba asah trampil ini akan memperebutkan Piala Bupati Aceh Tengah dan pemenang dari lomba di tingkat kabupaten ini, akan mewakili kabupaten Aceh Tengah dalam lomba asah trampil tingkat provinsi Aceh tahun 2018 yang akan datang.

Selain memperoleh piala, kepada pemenang lomba juga disediakan hadiah berupa uang pembinaan untuk juara pertama sebesar Rp 4.500.000,-, juara kedua Rp 3.000.000,- dan juara ketiga Rp 2.000.000,- sementara bagi juara harapan akan diberikan uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000,-. Kepada pemenang juga akan diberikan hadiah berupa alat pertanian hand sprayer.

Saat berita ini diturunkan, pelaksanaan lomba sedang berlangsung pada babak penyisihan yang dibagi dalam 3 sesi, setiap sesi diikuti oleh 5 regu yang merupakan perwakilan dari setiap kecamatan yang ada di kabupaten Aceh Tengah. Juara pertama dalam setiap sesi, akan masuk ke babak final untuk memperebutkan predikat juara 1, 2 dan 3. [] 

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top