Free songs
Home / Bage / Menikmati Pesona Keindahan Masjid Quba

Menikmati Pesona Keindahan Masjid Quba


Catatan: dr. Oryza Savitri*

Setelah dua hari berada di Kota Madinah, hari ini Kamis, 21/9/2017, jamaah Haji Aceh 04 diberi kesempatan untuk berkunjung ke sejumlah tempat bersejarah yang ada di Kota Madinah yang difasilitasi oleh pihak Maktab, sebagai bentuk pelayanan mereka kepada Jamaah Haji.

Diantara tempat bersejarah yang dikunjungi jamaah haji Aceh hari ini adalah, Kebun Kurma, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Khandak dan jabal Uhud. Di tempat tersebut para jamaah turun untuk mengabadikan moment juga mendengar penjelasan dari Guide yang telah disediakan oleh pihak maktab.

Diantara sejumlah tempat tersebut, bagi saya, Masjid Quba menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dikunjungi, dimana Masjid tersebut merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Quba dalam bahasa Aceh yang berarti saya bawa. Hal ini sesuai dengan sejarah dimana Rasulullah SAW membangunnya setelah tiba dari perjalanan hijrah dari Kota Makkah.

Di kampung Quba, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam disambut meriah oleh penduduk Madinah sambil menyanyikan nasyid thala’al badru’alaina.

Beliau singgah di Quba selama empat hari, dan beliau memerintahkan untuk membangun Masjid Quba bahkan ikut terlibat dalam proses pembangunannya.

Masjid tersebut menjadi titik awal sejarah kemasjidan dalam Islam, ia berada di tepi Kota Madinah di kawasan perkampungan yang dinamai Quba, lebih kurang 3 km di arah selatan Masjid Nabawi.

Tiba disana, jamaah haji Aceh melaksanakan shalat dua rakaat dan menikmati keindahan bangunan yang penuh sejarah itu.

Masjid Quba memiliki keutamaan bagi orang yang shalat didalamnya, sesuai dengan Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang keluar dari rumahnya kemudian mendatangi masjid ini, yakni Masjid Quba kemudian salat di dalamnya, maka pahalanya seperti ia menjalankan umrah,” (Ibnu Majah).

Masjid ini juga menjadi awal sejarah salat jama’ah karena Rasulullah SAW bersama para sahabat melakukan shalat berjamaah untuk pertama kalinya di Masjid tersebut.

Kini tampilannya kian indah, hampir setiap saat masjid ini ramai dikunjungi oleh pendatang dari berbagai penjuru dunia baik diluar waktu salat maupun saat waktu salat. Disana juga tersedia air zam zam seperti di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Disekitar masjid Quba juga terdapat Maktabah (perpustakaan) dan sejumlah toko jual sovenir, bahkan harganya lebih terjangkau menurut pengalaman jamaah yang belanja oleh-oleh disana.

Kita bisa melihat langsung arsitektur Masjid Quba yang sangat indah, walau sudah di renovasi beberapa kali, namun masih tetap mempertahankan bentuk arsitekturnya yang bernuansa tradisional.

* Penulis adalah petugas kloter BTJ 04

Comments

comments

Install Lintasgayo for Android Smartphone

Comments are closed.

Scroll To Top