Keber Ari Gayo Pemerintahan Sosial Budaya Terbaru

Terkait Kondisi Pacuan Kuda, Pak Nas Sampaikan Harapan ke Wagub

TAKENGON-LintasGAYO.co : Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM menyampaikan beberapa harapan terkait pacuan kuda Gayo kepada Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Harapan ini disampaikan Pak Nas saat sambutannya pada acara penutupan pacuan kuda tradisional Gayo, Minggu 27 Agustus 2017 di Lapangan H. M. Hasan Gayo, Belang Bebangka, Pegasing, Aceh Tengah.

Pak Nas menyampaikan, pacuan kuda sebagai wadah silaturrahmi akbar bagi masyarakat Gayo, yang diikuti 3 kabupaten Gayo bersaudara (Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues), dimana untuk Aceh Tengah diselenggarakan 2 kali dalam setahun.

“Dari itu kami mengharapkan kepada Wakil Gubernur untuk memperhatikan serius terkait prasarananya, terutama tribun. Lapangan pacuan kuda ini sudah memenuhi standar Pordasi dengan panjang lintasan 1400 meter. Namun, tribun yang kita tempati ini belum standar,” kata Pak Nas.

“Hal ini dikarenakan karena keterbatasan kemampuan Pemkab Aceh Tengah, maka kondisi ini belum dapat kami wujudkan sebagaimana yab diharapkan. Alhamdulillah, Wagub memahami persis bagaimana budaya pacuan kuda ini sangat diminati semua kalangan di Gayo,” tambah Pak Nas.

Dilanjutkan, Pak Nas mengusulkan kepada Wagub, untuk pembenahan tribun. Ia mengharapkan Wagub bersama anggota DPRA yang hadir pada kesempatan itu menganggarkan perluasan tribune ke kiri dan kanan tribun utama sepanjang 50 meter.

“Dengan demikian sebagian masyarakat kita sudah dapat tertampung saat menonton pacuan kuda,” katanya.

Disampaikan lagi, dengan jumlah kuda yang terus meningkat dari waktu ke waktu, Pak Nas mengusulkan agar cabang olahraga berkuda dapat dimasukkan ke Pekan Olahraga Aceh (Pora). “Hal ini untuk memotivasi bagi warga kita memelihara kuda-kuda pacu yang unggul,” tegas Pak Nas.

Pak Nas juga menyampaikan penghargaan kepada panitia dan semua pihak yang terlibat dalam event kali ini. Selaku pimpinan daerah, pihaknya telah berusaha menghindari pelanggaran-pelanggaran syariat yang kerap menjadi image buruk dalam pelaksanaan pacuan kuda.

“Dengan dibentuknya tim terpadu, sampai hari ini kami belum menerima laporan adanya pelanggaran syariat, jika pun ada presentasinya pasti sangat kecil. Untuk itu kami mengapresiasi kepada panitia dan semua pihak yang terlibat,” tandas Pak Nas.

Seperti diketahui, pacuan kuda yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-72 Republik Indonesia digelar Pemkab Aceh Tengah melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga sejak 21-27 Agustus 2017 di Lapangan H. M. Hasan Gayo, Belang Bebangka, Pegasing. Sebanyak 367 ekor kuda dari 3 kabupaten Gayo bersaudara (Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues) turut ambil bagian pada event kali ini.

Pantauan, pada acara penutupan ini turut dihadiri, Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, Bupati Bener Meriah, Ahmadi, SE, anggota DPRA dapil Aceh Tengah dan Bener Meriah serta beberapa Kepala SKPA.

[Darmawan Masri]

Comments

comments