Keber Ari Ranto Terbaru

Media Diminta Hindari Bahasa Pemicu Munculnya Radikalisme

Yusni Sabi bersama Stanley dan Mohd Din

Banda Aceh-LintasGayo.co: Ketua Forum Koordinasi Pencegahaan Terorisme (FKPT) Dr. Yusni Sabi berharap media massa di Aceh berperan damai sekaligus mencegah konflik.

“Media sangat berperan dalam meminimalisir pengaruh-pengaruh radikalisme dalam masyarakat,” kata Yusni Sabi saat berkunjung ke Kantor Media Kompas TV di lantai 2 Gedung serambiNews, Jalan Raya Lambaro Km 4,5 Desa Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu 9 Juli 2017.

Yusni yakin Media massa dapat meminimalisir prilaku dan bahasa-bahasa yang dapat menimbukan radikalisme.

“Radikal itu bisa muncul akibat suatu masalah, seperti pelayanan pemerintah yang buruk, ada korupsi, dan sampah dimana-mana,” kata Yusni.

Untuk itu–lanjut Yusni Sabi–masalah radikal di Aceh adalah masalah serius bangsa ini yang seringkali dikacaukan dengan paham-paham radikal yang bermuara pada terorisme.

“Jadi tolong jangkan kaitkan radikal dan teroris ini dengan agama, karena media dan tokoh agama juga diminta untuk menciptakan damai kita ciptakan dan menghindari konflik,” Ujar Yusni Sabi.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo, Komite Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Willy Pramudya, Pengurus FKPT Mukhlisuddin Ilyas. Sementara perwakilan Kompas TV hadir Mohd Din, Yarmen Dinamika, dan Arif Ramdan.

Acara ini merupakan rangkaian sosialisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memberi penyadaran pada masyarakat tentang bahaya terotris. (js)

Comments

comments